Rabu, 15 April 2026

Pemko Bandung Siapkan Strategi SPMB, Fokus pada Pemerataan Akses dan Subsidi Sekolah Swasta

Senin, 07 April 2025 10:28 WIB
Pemko Bandung Siapkan Strategi SPMB, Fokus pada Pemerataan Akses dan Subsidi Sekolah Swasta
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan strategi penerimaan murid baru saat kunjungan ke SD Assalam.
Bandung (buseronline.com) - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Pemerintah Kota (Pemko) Bandung tengah menyusun strategi agar setiap anak di Kota Bandung mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan bahwa ada dua hal utama yang menjadi perhatian Pemkot dalam menghadapi SPMB tahun ini, yakni memastikan kesempatan sekolah bagi semua lapisan masyarakat dan pemberian subsidi kepada sekolah swasta.

“Dua hal yang harus menjadi konsen kita (Pemkot Bandung) yaitu kesempatan sekolah di semua lapisan dan pemberian subsidi di sekolah swasta,” ujar Farhan saat meninjau SD Assalam, seperti dilansir dari laman Kominfo Bandung.

Farhan menjelaskan bahwa Pemko Bandung akan mengklasifikasikan sekolah swasta berdasarkan akreditasinya. Sekolah dengan akreditasi A, yang menunjukkan mutu sangat baik dengan nilai 91-100, dinilai sudah mandiri dan tidak membutuhkan subsidi.

Sementara itu, sekolah swasta dengan akreditasi rendah akan menjadi prioritas untuk menerima bantuan, terutama dalam bentuk subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

“Akreditasi A itu bisa mandiri, nanti yang paling bawah (akreditasi) harus disubsidi, bayar SPP,” tambahnya.

Terkait sumber pendanaan, Farhan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal, termasuk dari hasil pergeseran anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru.

"Uangnya kita cari. Karena diwajibkan anggaran pergeseran itu untuk ruang kelas baru. Kita juga berupaya untuk alokasi subsidi ini," ungkapnya.

Selain itu, Farhan menyoroti pentingnya keberadaan sekolah swasta bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penyedia lapangan pekerjaan.

Menurutnya, di sekolah swasta terdapat banyak tenaga kerja mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga pengelola kantin.

“Kita pertahankan agar pekerjaan ini tetap berjalan optimal. Karena di dalam sekolah swasta itu ada pemilik yayasan, pegawai sekolah, para guru sampai kantin yang ada. Itu akan kita upayakan,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Bandung berharap proses penerimaan murid baru berjalan lebih adil dan inklusif, sekaligus menjaga keberlangsungan sekolah-sekolah swasta di Kota Bandung. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Riau 2025
Coaching Clinic Indonesia-Prancis Resmi Digelar, Dorong Sepak Bola Putri ke Level Global
Kemenkes RI Gandeng IUHW Jepang, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis
Pemko Medan Komitmen Berantas Narkoba, Judi, dan Kejahatan Jalanan
Agresivitas Garuda Muda Dipuji, John Herdman Beri Pesan ke Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Piala AFF U-17 2026
komentar
beritaTerbaru