Senin, 13 Juli 2026

Dukung Digitalisasi Pendidikan, Kemendikdasmen dan Kundalik Perkuat Kerja Sama

Kamis, 27 Februari 2025 09:36 WIB
Dukung Digitalisasi Pendidikan, Kemendikdasmen dan Kundalik Perkuat Kerja Sama
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, bersama perwakilan Kundalik dan jajaran Kemendikdasmen berfoto bersama usai pertemuan kerja sama peningkatan digitalisasi pendidikan di Indonesia. (Dok/Kemendikdasmen)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi pendidikan asal Rusia, Kundalik.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan efektivitas pembelajaran berbasis digital di Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa Kemendikdasmen telah mengembangkan platform digital bernama Rumah Pendidikan untuk memperkuat digitalisasi di sektor pendidikan.

Platform ini dirancang sebagai ekosistem yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga institusi pendidikan.

"Rumah Pendidikan pada dasarnya merupakan sebuah platform digital yang komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan, termasuk guru, siswa, orang tua, sekolah, dan mitra," ujar Fajar Riza dalam konferensi pers di kantor Kemendikdasmen, Rabu (19/2/2025).

Kerja sama dengan Kundalik diharapkan dapat membantu tenaga pendidik dan siswa menjadi lebih adaptif dalam menghadapi era digital.

Kundalik akan berkontribusi dalam pengembangan teknologi pembelajaran dan peningkatan literasi digital bagi guru serta siswa.

Deputy CEO Kundalik, Ekataria Kiseleva, menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan bukan hanya soal penyediaan alat, tetapi juga memastikan pengguna dapat memanfaatkannya secara efektif.

"Tujuan utama kerja sama ini bukan hanya memberikan alat, tetapi juga meningkatkan literasi digital, terutama bagi guru, dengan memastikan mereka tahu cara menggunakannya dan merasa nyaman dengan teknologi ini," jelasnya.

Meskipun upaya digitalisasi terus dilakukan, tantangan besar masih dihadapi, terutama dalam hal pemerataan akses teknologi.

Dengan luasnya wilayah Indonesia dan besarnya populasi pendidikan, masih banyak daerah yang belum mendapatkan akses maksimal terhadap digitalisasi pendidikan.

Sebagai penyedia solusi pendidikan digital, Kundalik berkomitmen untuk menghadirkan sistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Platform ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap materi pembelajaran, memperkuat sistem manajemen pendidikan, serta membantu menciptakan ekosistem pendidikan berbasis teknologi yang lebih merata di seluruh Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina
John Herdman Sebut Vietnam Favorit Juara Piala AFF 2026, Indonesia Tetap Bidik Gelar
KPK Tahan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab dalam Kasus Dugaan Pemerasan
Argentina Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Swiss 3-1
Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Bellingham Jadi Pahlawan Kemenangan atas Norwegia
Prabowo: Indonesia Tak Akan Makmur Jika Korupsi Masih Merajalela
komentar
beritaTerbaru