Senin, 13 Juli 2026

Kolaborasi Kemendikdasmen-Kundalik: Perkuat Digitalisasi Pendidikan

Minggu, 23 Februari 2025 10:15 WIB
Kolaborasi Kemendikdasmen-Kundalik: Perkuat Digitalisasi Pendidikan
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, bersama perwakilan perusahaan teknologi pendidikan asal Rusia, Kundalik, dalam pertemuan kerja sama digitalisasi pendidikan di kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Dok/Kemendikd
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya meningkatkan digitalisasi pendidikan di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi pendidikan asal Rusia, Kundalik.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengungkapkan bahwa Kemendikdasmen telah mengembangkan platform digital bernama Rumah Pendidikan guna memaksimalkan teknologi dalam dunia pendidikan.

"Rumah Pendidikan merupakan platform digital yang komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk guru, siswa, orang tua, sekolah, dan mitra. Melalui kerja sama ini, kami ingin mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan," ujar Fajar dalam konferensi pers di kantor Kemendikdasmen, Rabu.

Deputy CEO Kundalik, Ekataria Kiseleva, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bertujuan menyediakan alat digital, tetapi juga meningkatkan literasi digital di kalangan tenaga pendidik.

"Transformasi digital dalam pendidikan bertujuan untuk membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu, kami ingin memastikan para guru dapat menggunakan teknologi ini dengan baik dan merasa nyaman dalam menerapkannya," jelasnya.

Meskipun demikian, digitalisasi pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, seperti luasnya wilayah serta jumlah populasi pendidikan yang besar, sehingga belum semua daerah mendapatkan akses teknologi secara maksimal.

Sebagai penyedia solusi digital, Kundalik berkomitmen untuk mendukung sistem pendidikan di Indonesia dengan memperluas akses terhadap materi pembelajaran, memperkuat sistem manajemen pendidikan, serta menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan berkelanjutan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina
John Herdman Sebut Vietnam Favorit Juara Piala AFF 2026, Indonesia Tetap Bidik Gelar
KPK Tahan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab dalam Kasus Dugaan Pemerasan
Argentina Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Swiss 3-1
Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026, Bellingham Jadi Pahlawan Kemenangan atas Norwegia
Prabowo: Indonesia Tak Akan Makmur Jika Korupsi Masih Merajalela
komentar
beritaTerbaru