Sabtu, 18 Juli 2026

Sespim Lemdiklat Polri dan Serdik SPPK Gelar Dialog Penanganan Bencana

Rabu, 02 Oktober 2024 10:12 WIB
Sespim Lemdiklat Polri dan Serdik SPPK Gelar Dialog Penanganan Bencana
Lemdiklat Polri dan Serdik SPPK Angkatan 1 Gelar Dialog Kebangsaan, Lembang, Senin (30/9/2024). (Dok/Humas Polri)
Lembang (buseronline.com) - Sespim Lemdiklat Polri mengadakan Dialog Kebangsaan bertema "Disaster Management in Indonesia" bersama Peserta Didik Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan 1, yang berlangsung di Gedung Pancasila, Senin.

Acara ini menghadirkan narasumber berkompeten, termasuk Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti DFM SpF dari Karolabdokkes Pusdokkes Polri, serta Dr Sumarjaya SKM MM MFP CFA, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI. Turut hadir dalam acara ini Koordinator Widyaiswara Kepolisian Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Drs Jawari SH MH, serta jajaran pejabat utama dan peserta didik dari Sespimma Polri Angkatan ke-72.

Dalam sambutannya, Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi, melalui Irjen Pol Drs Jawari SH MH, menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Ia mengutip Undang-Undang No 24 Tahun 2007 yang mendefinisikan bencana sebagai peristiwa yang mengancam kehidupan masyarakat.

“Bencana dapat disebabkan oleh faktor alam, non-alam, atau manusia, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan,” ujarnya. Ia juga mendorong peserta untuk aktif berdiskusi dengan narasumber.

Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti menjelaskan pentingnya identifikasi korban bencana. Ia menjelaskan metode identifikasi dalam operasi Disaster Victim Identification (DVI), yang meliputi metode primer seperti sidik jari, catatan gigi, dan analisa DNA, serta metode sekunder seperti catatan medis.

“Kesalahan dalam identifikasi dapat berakibat fatal, sehingga prosedur ini sangat penting,” tandasnya.

Usai kegiatan, Kasenat SPPK Angkatan 1, Alex Willem Tlonaen ST MM MTrAP, menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan membuka wawasan mereka dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. “Kami tidak hanya menangani permasalahan hidup, tetapi juga siap dalam identifikasi jenazah,” tutupnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
Astamaops Kapolri Dorong Integrasi Layanan 110 dan Command Center di Polresta Sorong Kota
Rekonstruksi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias Ditargetkan Rampung Desember 2026
Pemprov Sumut Targetkan Tiga Daerah Bebas Pasung ODGJ
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Perayaan Hari Nasional Prancis, Dorong Kerja Sama di Berbagai Sektor
Polri Limpahkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan Barang Bukti ke Kejaksaan Agung, Pengamanan Ketat Disiagakan
komentar
beritaTerbaru