Jumat, 22 Mei 2026

Gerakan “Yuk Sekolah Maneh” di Jepara Berhasil Entaskan 634 ATS

Minggu, 05 November 2023 13:47 WIB
Gerakan “Yuk Sekolah Maneh” di Jepara Berhasil Entaskan 634 ATS
Rapat koordinasi permasalahan anak tidak sekolah, dalam rangka meningkatkan sinergitas dan komitmen mendukung gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023, di Gedung Shima Setda setempat, Kamis (2/11/2023). (Dok/Kominfo Jawa Tengah)
Jepara (buseronline.com) - Gerakan Yuk Sekolah Maneh berhasil mengembalikan 634 anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan. Jumlah itu hampir 55 persen dari total 1.155 ATS yang terdata.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko menekankan, seluruh desa/kelurahan segera menyelesaikan pendataan jumlah ATS di wilayahnya, agar seluruh ATS yang ada segera bisa diupayakan kembali ke sekolah.

Disampaikan, ada beberapa faktor penyebab anak putus sekolah, yaitu sosial budaya, yang menganggap anak tidak perlu sekolah formal.

Selanjutnya, faktor ekonomi, fasilitas pendidikan jauh, serta pendidikan bukan prioritas mereka.

“Tahun 80-an pendidikan bukan jadi prioritas banyak. Tapi sekarang mulai terkikis,” kata dia, pada rapat koordinasi permasalahan anak tidak sekolah, dalam rangka meningkatkan sinergitas dan komitmen mendukung gerakan Yuk Sekolah Maneh 2023, di Gedung Shima Setda setempat, Kamis.

Untuk itu, Edy menegaskan, penanganan anak putus sekolah perlu mendapat dukungan tokoh masyarakat. Tidak hanya oleh pemerintah melalui jajarannya, tapi harus bersama-sama menangani anak tidak sekolah.

“Ini sejalan Pasal 31 Undang-Undang Dasar (UUD), disebut bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayai,” kata Edy. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Jateng Rampungkan Kurikulum Perkoperasian untuk SD hingga SMA, Siap Diterapkan Tahun Ajaran 2026/2027
Kasus LSD dan PMK di Temanggung Terkendali, Peternak Diminta Waspada Jelang Idul Adha
Disdikbud Wonogiri Luncurkan HaloKakak, Kanal Aduan dan Konsultasi Pendidikan
Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Penyelewengan di Sektor Pertanian, Tegaskan Tak Ada Kompromi
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor
Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Kian Kuat
komentar
beritaTerbaru