Menurut Rachma, TKA memberikan gambaran mengenai kemampuan literasi dan numerasi yang dimilikinya. Hasil asesmen tersebut juga menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke Universitas Padjadjaran (Unpad).
Hal senada disampaikan Himalaya Tsamara, murid SMA Madania. Ia menilai anggapan mengenai sulitnya soal TKA yang ramai diperbincangkan di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan pengalaman yang dirasakannya.
Meski terdapat beberapa soal yang membutuhkan ketelitian dan berpotensi mengecoh peserta, latihan yang dilakukan secara rutin membuatnya mampu mengerjakan soal dengan lebih percaya diri.
Himalaya juga mengaku dapat menyelesaikan soal Bahasa Inggris dengan baik karena materi yang diujikan telah dipelajari sebelumnya melalui pendalaman materi di sekolah.
Pengalaman para murid tersebut menunjukkan bahwa persiapan yang matang, dukungan sekolah, dan latihan secara konsisten dapat membantu peserta menghadapi TKA dengan lebih percaya diri sekaligus mempersiapkan diri menuju pendidikan tinggi. (R)
beritaTerkait
komentar