Kamis, 29 Oktober 2026

1,48 Juta Siswa SMK Ikuti TKA 2026, SMKN 2 Depok Libatkan 440 Peserta

Kamis, 29 Oktober 2026 17:25 WIB
1,48 Juta Siswa SMK Ikuti TKA 2026, SMKN 2 Depok Libatkan 440 Peserta
Siswa SMK di Indonesia mengikuti TKA 2026 yang dilaksanakan secara bertahap mulai Senin (26/10/2026).

Depok (buseronline.com) - Sebanyak 1.486.302 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dilaksanakan secara bertahap mulai pada 26 Oktober 2026.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, pelaksanaan TKA diharapkan menjadi sarana pemetaan kemampuan akademik siswa sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menilai hasil TKA dapat memberikan gambaran mengenai capaian belajar siswa, termasuk kemampuan yang telah dikuasai serta aspek pembelajaran yang masih perlu diperkuat.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen RI Tatang Muttaqin mengatakan bahwa pelaksanaan TKA di jenjang SMK telah dilengkapi paket soal yang disesuaikan dengan bidang keahlian di sekolah.

Menurutnya, hasil tes tersebut tidak hanya digunakan untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi masukan bagi sekolah dalam memperbaiki proses pembelajaran.

"Selain sebagai alat ukur, ini juga memberikan umpan balik tentang bagaimana pembelajaran di masa depan dapat ditingkatkan dan difokuskan," ujar Tatang.

Ia berharap hasil TKA dapat dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa, sehingga langkah perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah.

Salah satu sekolah yang mengikuti gelombang pertama TKA 2026 adalah SMKN 2 Kota Depok, Jawa Barat. Pada tahun ini, sebanyak 440 siswa dari sekolah tersebut mengikuti pelaksanaan tes.

Kepala SMKN 2 Depok, Yudhiansyah, mengatakan pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada siswa dan orang tua sejak awal. Sekolah juga memberikan pendampingan serta mengoptimalkan sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA.

"Kami telah mengoptimalkan infrastruktur, dimulai dari fasilitas. Hasil TKA tentu bermanfaat bagi siswa dan sekolah. Bagi sekolah, nilai TKA dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pembelajaran, sehingga kami dapat mengidentifikasi area untuk perbaikan di masa mendatang," jelas Yudhiansyah.

Sementara itu, salah satu peserta TKA, Khansa Ghaisani Minhalina, siswa kelas XII SMKN 2 Depok, mengaku telah mempersiapkan diri selama satu bulan sebelum mengikuti ujian.

Khansa mengungkapkan, soal-soal yang dihadapi ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Ia menilai TKA bermanfaat untuk mengetahui kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Ini sangat bermanfaat, terutama bagi saya, yang sejak awal berencana untuk melanjutkan ke perguruan tinggi," ungkapnya.

Khansa juga mengimbau siswa yang belum mengikuti ujian agar tetap tenang, memperbanyak membaca materi, dan rutin berlatih mengerjakan soal.

Melalui pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen berharap pemetaan kemampuan akademik siswa dapat menjadi dasar evaluasi yang lebih terukur.

Dengan demikian, sekolah dapat menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi secara berkelanjutan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Buka Ujian Susulan TKA pada 30 Oktober, Siswa Terdampak Gangguan Jaringan Bisa Ikut
Korps Sabhara Baharkam Polri Bagikan 550 Paket Makanan Bergizi dan Tanam Pohon di Depok
Siswa Indonesia Siap Ukir Prestasi di IMSO-23 2026
PSMS Medan Hantam Persikad 4-0, Puncaki Klasemen Liga 2
RS Bhayangkara Brimob Jadi Rumah Sakit Pertama di Depok Terapkan Akta Kelahiran Digital
Kemenkes dan Gavi Perkuat Kepercayaan Masyarakat terhadap Imunisasi Lewat Forum Pembelajaran Internasional
komentar
beritaTerbaru