Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin mendorong Dewan Pendidikan untuk memberikan pertimbangan berdasarkan bukti serta menyampaikan berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan layanan pendidikan secara terbuka.
Ia menyoroti tiga prioritas utama, yakni percepatan pendidikan wajib 13 tahun, peningkatan kualitas pembelajaran yang inklusif, serta pemenuhan kebutuhan guru sesuai kondisi setiap sekolah.
Sadimin berharap Rakernas menghasilkan rekomendasi yang terukur dan dapat ditindaklanjuti sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh peserta didik dan guru.
Melalui penguatan kemitraan ini,
Kemendikdasmen berharap komunikasi antara pemerintah dan Dewan Pendidikan semakin terbuka, aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik, serta rekomendasi kebijakan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (R)
beritaTerkait
komentar