Senin, 26 Oktober 2026

Delegasi Princeton University Pelajari Transformasi Digital dan Teknologi AI Pertamina

Senin, 26 Oktober 2026 19:15 WIB
Delegasi Princeton University Pelajari Transformasi Digital dan Teknologi AI Pertamina
SVP Pertamina Digital Hub Ignatius Sigit Pratopo memberikan beberapa materi terkait pemanfaatan teknologi digital dan AI kepada delegasi Princeton University, di Grha Pertamina, Senin (19/10/2026).

Jakarta (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) menerima kunjungan delegasi Princeton University, Amerika Serikat, di Orchestration Center Pertamina Digital Hub, Grha Pertamina, Jakarta, pada 19 Oktober 2026.

Dilansir dari laman Pertamina, kunjungan ini bertujuan mempelajari transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta penerapan teknologi dalam mendukung perkembangan ekonomi digital dan sektor energi di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Princeton University berkesempatan melihat langsung berbagai fasilitas Pertamina Digital Hub, termasuk Orchestration Center yang berperan dalam pemantauan, koordinasi, dan integrasi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis perusahaan.

Senior Vice President (SVP) Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo, mengatakan Pertamina Digital Hub memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas operasional perusahaan, sekaligus menjadi enabler dalam penerapan strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy.

Menurut Sigit, transformasi digital Pertamina berfokus pada dua aspek utama, yakni penciptaan nilai melalui pemanfaatan teknologi digital dan AI, serta pengembangan kapabilitas yang mencakup teknologi, sumber daya manusia, dan proses bisnis.

"Keduanya menjadi bagian dari kerangka kerja kami untuk menciptakan nilai dan membangun kapabilitas yang dibutuhkan Pertamina dalam mencapai visi strategis dual growth tersebut," ujar Sigit.

Ia menjelaskan, Pertamina Digital Hub memiliki tiga fasilitas utama yang saling terintegrasi untuk mendukung kebutuhan bisnis dan operasional perusahaan.

Fasilitas pertama adalah Orchestration Center, ruang kolaborasi yang mempertemukan para ahli dari berbagai unit terkait untuk membahas persoalan bisnis dan memperkuat koordinasi perusahaan.

Kedua, Digital Factory, yang menjadi tempat tim Pertamina Digital Hub bersama unit bisnis mengembangkan solusi digital dan AI sesuai kebutuhan operasional.

Ketiga, Remote Surveillance Center atau pusat pemantauan, yang memungkinkan perusahaan memantau informasi visual, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan fasilitas lainnya.

"Ketiga fasilitas tersebut mendukung pendekatan Pertamina Digital Hub dalam menghubungkan kebutuhan bisnis, pengembangan solusi teknologi, dan pemanfaatan data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan secara lebih efektif," kata Sigit.

Sementara itu, perwakilan Princeton University, Anne Blatchford, mengapresiasi transformasi digital dan optimalisasi AI yang diterapkan Pertamina, khususnya di sektor energi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan dan pengembangan ekonomi di Indonesia.

"Kami merasa terhormat dapat berkunjung ke Pertamina Digital Hub. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami. Kami sangat menantikan kesempatan untuk belajar dari Pertamina," ungkap Anne.

Di tempat terpisah, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menunjukkan Pertamina menjadi salah satu referensi dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan operasional sektor energi.

Baron menjelaskan, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadirkan tantangan kompleks dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM). Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi menjadi penting untuk memastikan penyaluran energi berjalan secara aman dan optimal.

"Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar menjadikannya pola penyaluran BBM-nya termasuk yang paling kompleks di dunia. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi sangat penting untuk memastikan amanah mendistribusikan BBM bisa dijalankan dengan optimal," ujar Baron.

Melalui pengembangan Pertamina Digital Hub, perusahaan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat koordinasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam menjaga keandalan distribusi energi di seluruh Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Riset USU Ungkap Potensi Daun Bosi-bosi untuk Menghambat Sel Kanker Payudara
BKSAP DPR RI Kunjungi Toba, Bupati Dorong Potensi Daerah Tembus Pasar Internasional
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas Magang 384 Calon Pemimpin Masa Depan
Laboratorium Sabu di Aceh Terbongkar, Aparat Sita Hampir 1,2 Ton Narkotika
Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Sumut
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Jalan di Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru