Sabtu, 24 Oktober 2026

184 Pelajar SMP di Bandung Raih Penghargaan Duke of Edinburgh, 17 Siswa Capai Gold Award

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:20 WIB
184 Pelajar SMP di Bandung Raih Penghargaan Duke of Edinburgh, 17 Siswa Capai Gold Award
Sebanyak 184 pelajar SMP negeri di Kota Bandung menerima penghargaan The Duke of Edinburgh’s International Award Indonesia tingkat Bronze, Silver, dan Gold di Pendopo Kota Bandung, Kamis (22/10/2026).

Bandung (buseronline.com) - Sebanyak 184 pelajar SMP negeri di Kota Bandung menerima penghargaan The Duke of Edinburgh's International Award Indonesia tingkat Bronze, Silver, dan Gold di Pendopo Kota Bandung, pada 22 Oktober 2026.

Dilansir dari laman Jabarprov, penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi pelajar dalam mengembangkan keterampilan, kepedulian sosial, dan karakter diri.

Dari total penerima penghargaan, sebanyak 152 pelajar meraih tingkat Bronze, 18 pelajar memperoleh Silver, dan 17 pelajar berhasil meraih Gold Award. Mereka merupakan bagian dari proyek percontohan program The Duke of Edinburgh's International Award yang melibatkan sejumlah SMP negeri di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pengembangan karakter menjadi hal penting yang harus berjalan seiring dengan peningkatan pengetahuan akademis, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis serta memahami nilai, norma, dan etika agar mampu membedakan hal yang benar dan salah dalam kehidupan sehari-hari.

"Yang paling penting bukan hanya sekadar knowledge-nya, tapi karakternya juga mesti kuat. Kita harus bisa mengerti nilai-nilai dan norma yang kita percayai sebagai hal yang baik. Mana yang baik, mana yang buruk, mana yang benar, mana yang salah, mana yang etis dan mana yang tidak etis," ujar Farhan.

Ia menjelaskan, usia SMP merupakan fase penting bagi anak untuk menemukan jati diri. Pada usia sekitar 14-15 tahun, pelajar mulai membentuk identitas melalui pergaulan, minat, kegiatan olahraga, organisasi sekolah, hingga komunitas yang diikuti.

Farhan juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang luas bagi generasi muda untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan mengambil keputusan secara bijaksana.

"Peluang kalian untuk bisa lebih maju dari kami semuanya besar sekali. Kalian terekspos pada sesuatu yang tidak pernah kami alami pada usia kalian," tuturnya.

Sementara itu, National Director The Duke of Edinburgh's International Award Indonesia, Aurina Setyawitta, mengapresiasi para pelajar yang telah menyelesaikan rangkaian program dan meraih penghargaan.

Ia menyebutkan, 184 penerima penghargaan tersebut merupakan bagian dari lebih dari 500 peserta yang telah mengikuti program hingga saat ini.

Menurut Aurina, program The Duke of Edinburgh's International Award tidak hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan, tetapi juga menjadi sarana bagi anak muda untuk mengenali potensi diri dan membentuk karakter melalui berbagai pengalaman.

"Penghargaan ini bukan semata-mata tentang apa yang telah kalian capai, melainkan tentang siapa diri kalian yang kalian temukan selama kalian menjalani prosesnya," kata Aurina.

Dalam pelaksanaannya, peserta didorong untuk mengembangkan keterampilan, melakukan pelayanan kepada masyarakat, menjalani aktivitas fisik, mengikuti perjalanan petualangan, serta melaksanakan proyek pengembangan diri.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Dorong Perempuan Rutin Skrining Kanker Payudara dan Serviks
RSUD Bandung Kiwari Hadirkan Program Kawal Kiwari untuk Pantau Anak Berisiko Stunting
West Java Expo 2026 Catat Transaksi Rp477,3 Miliar, Produk Jabar Tembus Pasar Global
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp5,8 Miliar, Dua Orang Ditangkap
Sekda Jabar Ajak Pemuda Sunda Berkontribusi Nyata untuk Kemajuan Daerah
Ekspor Jawa Barat ke Pakistan Naik 22,81 Persen, Tembus USD 242,18 Juta
komentar
beritaTerbaru