Rabu, 21 Oktober 2026

482 Guru PAUD Ikuti Deklarasi Kemandirian IGABA Karanganyar

Rabu, 21 Oktober 2026 15:30 WIB
482 Guru PAUD Ikuti Deklarasi Kemandirian IGABA Karanganyar
IGABA Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan kemandirian organisasi diikuti 482 guru dan tenaga kependidikan PAUD ‘Aisyiyah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (19/10/2026).

Karanganyar (buseronline.com) - Ikatan Guru 'Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan kemandirian organisasi sebagai upaya memperkuat profesionalisme guru dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dilansir dari laman Jatengprov, deklarasi tersebut diikuti 482 guru dan tenaga kependidikan PAUD 'Aisyiyah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, pada 19 Oktober 2026.

Deklarasi kemandirian ini menjadi langkah penting bagi IGABA Karanganyar dalam memperkuat tata kelola organisasi, mengembangkan kompetensi pendidik, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak usia dini.

Bupati Karanganyar Rober Christanto melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses menuju kemandirian organisasi tersebut.

Menurut Kurniadi, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen, kesabaran, dan kerja sama berbagai pihak. Kemandirian IGABA diharapkan menjadi landasan untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Karanganyar.

"Pak Bupati memberikan apresiasi yang sangat tinggi, karena transisinya membutuhkan ikhtiar yang sangat luar biasa. Tetapi alhamdulillah, berkat panjenengan semua, kemandirian bisa dicapai bersama," ungkap Kurniadi.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah IGABA Kabupaten Karanganyar, Wulansari Nurul Amanah, membacakan naskah Deklarasi Kemandirian IGABA sebagai pernyataan resmi komitmen organisasi untuk menjalankan tata kelola secara mandiri dan profesional.

Naskah deklarasi tersebut kemudian ditandatangani oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), PD IGABA, serta organisasi profesi mitra.

Wulansari menjelaskan, kemandirian ini mencakup tata kelola organisasi, pengelolaan keanggotaan profesi, dan pembinaan pendidik secara terpadu melalui sistem satu pintu di bawah naungan PDA dan PDM Kabupaten Karanganyar.

Proses transisi menuju kemandirian tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama pada 1 Oktober 2026, dengan fasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar. Prosesnya mengedepankan prinsip kesantunan, keharmonisan, dan saling menghormati antarlembaga.

Meski telah mandiri, IGABA Karanganyar tetap berkomitmen menjaga silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Organisasi tersebut juga akan terus menjalin kemitraan produktif dengan organisasi profesi lainnya, termasuk Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI).

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan simbolis nomor registrasi IGABA dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) kepada perwakilan Pimpinan Cabang IGABA se-Kabupaten Karanganyar.

Penyerahan nomor registrasi tersebut menjadi penanda penguatan identitas kelembagaan IGABA sekaligus mendukung keberlanjutan organisasi dalam menjalankan peran pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru PAUD 'Aisyiyah.

Melalui deklarasi ini, IGABA Karanganyar diharapkan semakin kuat dalam membangun organisasi yang profesional, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta mendukung terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kabupaten Karanganyar. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Disdik Kota Bandung Wajibkan Masker bagi Warga Sekolah, Antisipasi Abu Vulkanik
1.400 Pekerja Rentan di Karanganyar Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Guru Karanganyar Dibekali Literasi Keuangan Melalui Pelatihan CBP Rupiah
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Keamanan Digital Jadi Sorotan dalam Penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Ahmad Qosbi Ajak Lulusan MAPN 4 Medan Percaya Diri Hadapi Tantangan Zaman
komentar
beritaTerbaru