Senin, 12 Oktober 2026

Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin

Senin, 12 Oktober 2026 19:00 WIB
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, Jumat (9/10/2026).

Semarang (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan hadiah kepada dua siswa sekolah dasar (SD) dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, pada 9 Oktober 2026.

Dilansir dari laman Jatengprov, momen tersebut berlangsung meriah dan mengundang gelak tawa para tamu undangan, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti, saat kedua siswa diminta menghitung menggunakan bahasa Jawa.

Kedua siswa tersebut adalah Lintang dari SD Negeri Grogolsari, Kabupaten Pati, dan Mayo dari SD Hj Isriati, Kota Semarang. Momen itu bermula ketika Taj Yasin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menerapkan kebijakan penggunaan bahasa Jawa setiap Kamis.

Untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Jawa, ia kemudian mengundang kedua siswa tersebut ke atas panggung. "Coba menghitung 1 sampai 25, pakai bahasa Jawa," kata Taj Yasin yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Lintang dan Mayo awalnya menghitung dengan lancar. Namun, ketika melewati angka 20, keduanya keliru menyebut urutan bilangan dengan mengatakan "loro siji". Kesalahan tersebut sontak mengundang tawa para tamu undangan.

Taj Yasin kemudian membetulkan hitungan mereka sekaligus memberikan contoh penyebutan angka dalam bahasa Jawa yang benar. Setelah itu, ia menawarkan hadiah kepada kedua siswa tersebut. "Mau minta apa?" tanyanya.

Lintang meminta sepeda, sedangkan Mayo memilih uang tunai sebesar Rp2 juta. Taj Yasin pun meminta ajudannya menindaklanjuti permintaan tersebut. "Mas, nanti dikasih ya, Mas," ujar Taj Yasin kepada ajudannya.

Kedua siswa itu tampak gembira menerima janji hadiah tersebut. Lintang mengaku senang karena akan mendapatkan sepeda baru untuk jalan-jalan. "Senang (dapat sepeda), buat jalan-jalan. Makasih karena sudah dikasih sepeda baru," kata Lintang.

Sementara itu, Mayo berencana memberikan uang yang dimintanya kepada orang tuanya. "Uangnya mau buat orang tua, terima kasih sekali," ujar Mayo.

Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam pembukaan FTBI Jawa Tengah 2026. Selain menghadirkan suasana ceria, kegiatan itu juga menunjukkan pentingnya membiasakan anak-anak menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

FTBI menjadi salah satu upaya pelestarian bahasa daerah sekaligus sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu. Melalui kegiatan ini, para siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra daerah.

FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 diikuti 490 siswa SD dan SMP yang merupakan juara pertama dari tingkat kabupaten/kota. Mereka didampingi 70 guru dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Festival berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan kampus Universitas Ngudi Waluyo. Berbagai cabang lomba digelar, mulai dari menulis dan membaca aksara Jawa, membaca geguritan, menulis cerkak, mendongeng, berpidato, nembang macapat, hingga komedi tunggal.

Melalui festival ini, diharapkan bahasa daerah semakin dikenal, dicintai, dan terus diwariskan kepada generasi mendatang. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wagub Jateng: Bahasa Jawa Berperan Penting dalam Membentuk Karakter Generasi Muda
Samsat Budiman Mobile Hadir hingga Desa, Bapenda Jateng Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah
Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan
72 UMKM Jawa Tengah Ramaikan Inacraft, Bidik Pasar Internasional
komentar
beritaTerbaru