Magelang (buseronline.com) - Kesiapan anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD) tidak cukup hanya dibekali kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
Dilansir dari laman Jatengprov, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengelola emosi, hingga beradaptasi dengan lingkungan baru juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono saat Sosialisasi Transisi PAUD ke SD di Gedung Wanita, pada 1 September 2026.
Damar mengatakan, transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (
PAUD) menuju SD bukan sekadar perpindahan jenjang pendidikan. Proses tersebut merupakan bagian dari perjalanan pendidikan anak yang perlu dipersiapkan secara berkelanjutan.
"Anak juga perlu siap berinteraksi dengan lingkungan baru, mampu berkomunikasi dan bekerja sama, mengelola emosi, menyelesaikan masalah sederhana," ujar Damar.
Menurutnya, kesiapan akademik bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan anak dalam memasuki jenjang SD. Rasa aman dan nyaman selama proses pembelajaran juga perlu menjadi perhatian.
Karena itu, satu tahun pendidikan di PAUD tidak boleh dipandang hanya sebagai tambahan waktu sebelum anak masuk SD. Pendidikan PAUD menjadi fondasi penting untuk membantu anak melanjutkan proses belajar pada jenjang pendidikan berikutnya.
Damar juga mendorong penguatan sinergi antara satuan
PAUD dan SD. Guru
PAUD dan guru SD perlu membangun komunikasi untuk memahami perkembangan masing-masing anak sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara berkesinambungan.
"Orang tua juga perlu dilibatkan dalam proses transisi ini," katanya.
beritaTerkait
komentar