Kamis, 27 Agustus 2026

Murid Indonesia Borong Prestasi di iGeo 2026, Raih Dua Emas dan Satu Perunggu

Kamis, 27 Agustus 2026 15:50 WIB
Murid Indonesia Borong Prestasi di iGeo 2026, Raih Dua Emas dan Satu Perunggu
Tim Indonesia berhasil meraih dua medali emas, satu medali perunggu, serta honorable mention poster presentation dalam iGeo 2026 yang digelar di Istanbul, Turki, pada 11-17 Agustus 2026.

Tangerang (buseronline.com) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid Indonesia di ajang internasional. Tim Indonesia berhasil meraih dua medali emas, satu medali perunggu, serta honorable mention poster presentation dalam International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang digelar di Istanbul, Turki, pada 11-17 Agustus 2026.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, capaian tersebut menjadi kado istimewa bagi Indonesia di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Maria Veronica Irene Herdjiono menyampaikan apresiasi kepada para murid yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

"Selamat untuk adik-adik yang telah memberikan kado terbaik di bulan kemerdekaan. Terima kasih kepada para pembina, sekolah, dan orang tua yang juga menguatkan sehingga meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation," ujar Irene.

Dua medali emas masing-masing diraih Kaleb Lash Elnathan Naibaho dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta, dan Rafif Adinata Ramadhan dari MAN 1 Pekanbaru, Riau. Sementara itu, medali perunggu diraih Arkha Enzi Anagi dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta.

Tidak hanya meraih medali, tim Indonesia juga memperoleh honorable mention dalam kategori poster presentation melalui karya berjudul "The Ronda System: The Indonesian Tradition to Keep Communities Safe."

Keempat murid yang mewakili Indonesia dalam kompetisi tersebut sebelumnya merupakan peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi. Mereka kemudian mengikuti proses pembinaan dan seleksi secara intensif yang dilakukan Puspresnas Kemendikdasmen.

Dalam persiapan menuju kompetisi internasional tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan dari tim pembina, yakni Dewayany dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asri Oktavioni Indraswari dari Universitas Indonesia (UI).

Dewayany mengatakan, prestasi yang diraih tim Indonesia menjadi kebanggaan sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan talenta yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

"Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa murid Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus hasil dari proses pembinaan yang panjang dan berjenjang," ujarnya.

iGeo merupakan kompetisi geografi internasional yang diselenggarakan setiap tahun bagi murid sekolah menengah atas. Pada penyelenggaraan tahun 2026, kompetisi tersebut diikuti 184 peserta dari 50 negara.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat dunia.

Prestasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan yang konsisten, dukungan sekolah, orang tua, serta pendampingan dari para pembina dalam mengembangkan potensi generasi muda Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Murid SMK lewat Program Sertifikasi Tahun 2026
Puspresnas: SIMT Bukan Instrumen Pemeringkatan Sekolah dan Perguruan Tinggi
Kemendikdasmen-BRIN Perkuat Pembinaan Peneliti Muda Menuju Ajang Internasional
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
Polri Ungkap Peredaran Daging Domba Impor Kedaluwarsa di Tangerang
Program Bina Talenta Indonesia Disosialisasikan Kemendikdasmen, Tingkatkan Talenta Nasional
komentar
beritaTerbaru