Minggu, 11 Oktober 2026

Kesulitan Menulis Anak Bukan Selalu karena Malas, Buku 'Menulis Tanpa Menangis' Beri Solusi

Senin, 24 Agustus 2026 16:40 WIB
Kesulitan Menulis Anak Bukan Selalu karena Malas, Buku 'Menulis Tanpa Menangis' Beri Solusi
Bedah buku Menulis Tanpa Menangis yang digelar Pusat Perbukuan, BKPDM, Kemendikdasmen, di Perpustakaan Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Dirham menambahkan, buku tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi guru, tetapi juga orang tua dan masyarakat umum. Penyajian kasus dalam bentuk cerita diharapkan dapat membantu pembaca memahami persoalan, penyebab, sekaligus alternatif penanganannya.

Kemampuan menulis juga menjadi bagian penting dalam penerapan Pembelajaran Mendalam. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk membaca dan menerima informasi, tetapi juga memahami, mengolah, serta menunjukkan pemahamannya melalui tulisan.

Salah satu bentuknya adalah meminta siswa menuliskan kembali isi bacaan menggunakan bahasa sendiri. Dengan demikian, kemampuan menulis dapat menjadi salah satu cara untuk melihat sejauh mana peserta didik memahami materi yang dipelajari.

Supriyatno menegaskan bahwa keterampilan menulis perlu dikembangkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang mendorong peserta didik aktif menunjukkan pemahamannya.

"Dalam Pembelajaran Mendalam, anak tidak hanya membaca dan menerima informasi, tetapi juga memahami, mengolah, dan menuangkan kembali apa yang dipelajari melalui tulisan," ujarnya.

Pesan utama buku Menulis Tanpa Menangis adalah bahwa menulis bukanlah hukuman. Aktivitas menulis seharusnya dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.

Melalui buku tersebut, guru dan orang tua diharapkan mampu mengenali kesulitan yang dialami anak, memahami penyebabnya, serta memberikan pendampingan yang tepat sehingga anak dapat belajar menulis dengan lebih percaya diri, gembira, dan tanpa menangis. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Komik Buah Ajaib Kenalkan Manfaat Pala dan Dorong Minat Baca Anak
KKRI Jadi Ekstrakurikuler Pilihan, Kemendikdasmen Tekankan Pembentukan Karakter Siswa
Duta Bahasa Nasional 2026, Pasangan DKI Jakarta Raih Juara Terbaik
Kemendikdasmen Perluas Akses Pelatihan Guru di Tengah Perkembangan AI
PISA 2025: 80 Persen Murid Indonesia Punya Rasa Ingin Tahu Tinggi
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
komentar
beritaTerbaru