Minggu, 16 Agustus 2026

Forum APEC 2026 di Jakarta Dorong Pemanfaatan AI untuk Transformasi Pendidikan

Minggu, 16 Agustus 2026 16:36 WIB
Forum APEC 2026 di Jakarta Dorong Pemanfaatan AI untuk Transformasi Pendidikan
APEC AI and Digital Education Forum 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong penguatan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Asia-Pasifik.

Hal itu disampaikan dalam APEC AI and Digital Education Forum 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu. Dilansir dari laman Kemendikdasmen, forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian APEC Digital Education Policy Forum (ADEPF) 2026 yang berlangsung pada 11-14 Agustus 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan Kemendikdasmen melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) bersama Kementerian Pendidikan Korea melalui Institute of APEC Collaborative Education (IACE).

Forum menjadi wadah bagi negara-negara ekonomi APEC untuk berbagi pengalaman dan praktik baik terkait pendidikan digital serta pemanfaatan AI. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring kerja sama dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.

Kepala BKPDM Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan salah satu fokus forum adalah berbagi pengalaman para alumni APEC Digital Education Policy Training (ADEPT) dari Indonesia, Thailand, dan Filipina.

"Sejak 2006, Indonesia sendiri telah mengirimkan sekitar 150 delegasi untuk mengikuti ADEPT. Banyak di antara mereka yang kemudian kembali ke institusinya dan secara konsisten membawa perubahan dalam cara kerja dan praktik yang dijalankan," ujar Toni.

Menurutnya, keberadaan alumni ADEPT menjadi bagian penting dalam membangun jejaring pengetahuan dan pengalaman di bidang pendidikan digital. Para alumni diharapkan mampu menerjemahkan pengalaman pelatihan menjadi perubahan serta kebijakan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Forum tersebut juga mempertemukan alumni ADEPT dari berbagai angkatan. Program ADEPT sebelumnya dikenal sebagai APEC e-Learning Training Program (AeLTP).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur APEC Secretariat Policy Support Unit, Carlos Kuriyama, menyampaikan keynote speech bertajuk AI and Digital Transformation in the APEC Region.

Kemendikdasmen juga memaparkan kebijakan Indonesia mengenai Coding dan AI dalam pendidikan, termasuk pengembangan Rumah Pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital dan integrasi data untuk mendukung proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Direktur IACE Korea, Prof Dongsun Park mengapresiasi kontribusi para alumni ADEPT yang dinilai telah berkembang menjadi pemimpin di bidang pendidikan di masing-masing negara.

"Kontribusi dan perjalanan mereka melalui ADEPT telah memainkan peran penting dalam mendorong inovasi dan perubahan yang berarti di kawasan APEC," kata Dongsun.

Ia menilai AI saat ini memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan pembelajaran yang dipersonalisasi, serta membantu menjembatani kesenjangan digital.

Selain pemaparan kebijakan, forum juga menghadirkan praktik baik dari alumni ADEPT di Indonesia, Thailand, dan Filipina. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panel diskusi bertajuk Policy Changes Through Training: Conditions for Sustainability and Expansion of AI and Digital Education Policies.

Diskusi tersebut membahas berbagai kondisi yang dibutuhkan agar pelatihan dan pengembangan kapasitas dapat menghasilkan perubahan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan sekaligus dapat dikembangkan di berbagai negara ekonomi APEC.

Indonesia melalui forum tersebut mendorong penguatan kolaborasi antar-ekonomi APEC untuk memastikan transformasi digital dan pemanfaatan AI di bidang pendidikan berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Prof Dongsun Park berharap forum tersebut dapat menjadi katalisator bagi komunitas ADEPT untuk terus memperkuat jejaring dan kolaborasi.

"Pertemuan hari ini menjadi kesempatan penting untuk merefleksikan capaian kolaborasi ini sekaligus mendiskusikan tantangan ke depan. Saya sungguh berharap forum ini dapat menjadi katalisator bagi komunitas ADEPT untuk terus terhubung erat dan saling menguatkan sebagai calon pemimpin pendidikan masa depan," tutupnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
DNC Vol 1 2026 Siap Digelar di Jakarta, Lebih dari 40 Pemain Ambil Bagian
Polri Siapkan 420 Personel Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Persija Jakarta Amankan Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026 Usai Tundukkan Arema FC 3-1
Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Stabilkan Harga Telur, Lindungi Peternak Rakyat
Kongres Biasa PSSI 2026 Sepakati Pemilihan Pengurus Digelar Juli 2027
KPK Dorong Penguatan Integritas di Kemenkop untuk Cegah Korupsi
komentar
beritaTerbaru