Jumat, 07 Agustus 2026

Mendikdasmen Salurkan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Pulau Miangas

Jumat, 07 Agustus 2026 17:04 WIB
Mendikdasmen Salurkan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Pulau Miangas
Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti menyerahkan bantuan perangkat digitalisasi dan sarana pembelajaran kepada sejumlah satuan pendidikan di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8/2026).

Miangas (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyerahkan bantuan perangkat digitalisasi dan sarana pembelajaran kepada sejumlah satuan pendidikan di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke wilayah terdepan Indonesia. Kunjungan Mendikdasmen diawali di TK Wui Batu Miangas.

Kedatangannya disambut antusias oleh para murid yang menyanyikan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bersama Menteri Mu'ti. Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan di ruang kelas sebelum dilakukan penyerahan bantuan.

Di TK Wui Batu, Kemendikdasmen menyerahkan perangkat internet satelit Starlink dan alat permainan edukatif. Selain itu, pemerintah juga memberikan masing-masing 10 unit laptop kepada SMKN 2 Talaud, SMPN 2 Nanusa, dan SDN Miangas untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh anak Indonesia, termasuk yang berada di wilayah perbatasan seperti Pulau Miangas, berhak memperoleh layanan pendidikan yang bermutu.

"Bantuan perangkat digitalisasi ini kami harapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Pulau Miangas serta melahirkan generasi Indonesia yang unggul," ujar Abdul Mu'ti.

Camat Khusus Miangas, Olita Papalapu, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kemajuan pendidikan di wilayahnya.

Menurutnya, kunjungan Mendikdasmen beserta berbagai bantuan yang diberikan menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Pulau Miangas, termasuk percepatan pembangunan fasilitas pendidikan yang sedang berlangsung.

Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sekolah sehingga mampu meningkatkan kompetensi guru dan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Sementara itu, Kepala TK Wui Batu, Lister Lantaa Tingginehe mengatakan sekolahnya terus mendukung pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Ia menyebut minat masyarakat untuk menyekolahkan anak usia dini terus meningkat. Bersama para orang tua, sekolah juga secara konsisten menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kegiatan sehari-hari.

Menurut Lister, bantuan perangkat digitalisasi dan alat permainan edukatif akan menjadi penyemangat bagi sekolah dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pendidikan di Pulau Miangas terus berlanjut melalui berbagai program dan bantuan, sehingga anak-anak di wilayah perbatasan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Digital Guru melalui Program KLIC 2026
Kemendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat dan Revitalisasi SMP Insani Sorkam Pascabanjir
Kemendikdasmen Revitalisasi SLBN Purwosari dan Salurkan Buku Bacaan Bermutu di Kudus
Kemendikdasmen Perkuat Tracer Study SMK 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan Vokasi
Kemendikdasmen Luncurkan Penelusuran Tamatan SMK 2026, Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi Berbasis Data
Kemendikdasmen Distribusikan 5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu untuk SD dan SMP
komentar
beritaTerbaru