Sabtu, 19 September 2026

SMKN 13 Bandung Konsisten Cetak Prestasi di LKS Nasional Cloud Computing 2026

Kamis, 30 Juli 2026 11:00 WIB
SMKN 13 Bandung Konsisten Cetak Prestasi di LKS Nasional Cloud Computing 2026
Peserta asal Jawa Barat, Adelya Fauzi Alfian, mulai mengikuti kompetisi secara daring dari SMKN 13 Bandung, Selasa (28/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - SMKN 13 Bandung kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak talenta di bidang teknologi dengan mengirimkan wakil Jawa Barat pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 cabang Cloud Computing.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, peserta asal Jawa Barat, Adelya Fauzi Alfian, mulai mengikuti kompetisi secara daring dari SMKN 13 Bandung, Selasa.

Pada ajang tersebut, Adelya diuji melalui tiga modul utama, yakni DevOps CI/CD, Infrastructure as Code and Automation, serta EMR and Data Analytics. Ketiga modul dirancang untuk mengukur kompetensi peserta sesuai perkembangan kebutuhan industri digital.

Guru pembimbing SMKN 13 Bandung, Pratiwi, mengatakan materi yang dilombakan terus mengalami pembaruan mengikuti perkembangan teknologi. Selain materi dari tahun-tahun sebelumnya yang tetap digunakan, peserta juga dituntut menguasai teknologi baru yang terus bermunculan.

"Tahun ini tantangan terbesarnya ada pada data analytics. Materi lama tetap digunakan, tetapi selalu ada penambahan teknologi baru yang harus kami pelajari," ujar Pratiwi.

Menurutnya, Adelya mampu menjawab tantangan tersebut berkat rasa ingin tahu yang tinggi serta semangat belajar yang kuat. Ia menilai siswanya tidak mudah menyerah dan selalu berinisiatif mencari solusi ketika menghadapi kesulitan.

"Saya beri tantangan, dia kerjakan. Kalau menemukan kendala, dia datang sendiri untuk berdiskusi. Dia selalu penasaran ingin tahu dan menikmati tantangan baru," katanya.

Pratiwi menambahkan, karakter tersebut sejalan dengan nilai Singer dalam pendidikan karakter Pancawaluya, yaitu berani mengambil inisiatif, terus belajar, dan siap menghadapi perubahan.

Ia menjelaskan, pembinaan peserta dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun. Setelah pelaksanaan LKS berakhir, tim pembimbing langsung mempersiapkan strategi dan mempelajari perkembangan teknologi yang mengacu pada standar WorldSkills untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

"Kami terus mengikuti perkembangan teknologi yang mengacu pada standar WorldSkills. Setelah satu LKS selesai, kami langsung mulai belajar lagi untuk mempersiapkan tahun berikutnya," ujarnya.

Selain pembinaan oleh guru, SMKN 13 Bandung juga membangun komunitas belajar bernama Rumah Awan yang beranggotakan para alumni peserta LKS Cloud Computing. Melalui komunitas ini, alumni aktif berbagi pengalaman, memberikan pendampingan, serta membantu peserta mencari referensi teknologi terbaru.

"Hubungan kami sudah seperti keluarga. Kakak-kakak alumni ikut membantu mencari solusi, berdiskusi, dan mendampingi adik-adiknya selama persiapan," ungkap Pratiwi.

Konsistensi pembinaan tersebut mengantarkan SMKN 13 Bandung kembali mewakili Jawa Barat pada LKS Nasional bidang Cloud Computing. Tahun ini menjadi keikutsertaan keempat secara berturut-turut sebagai wakil Jawa Barat sekaligus tahun ketiga berturut-turut tampil di tingkat nasional.

Pratiwi berharap pengalaman tersebut dapat memotivasi lebih banyak siswa untuk berani mendalami bidang teknologi yang terus berkembang.

"Langkah pertama memang selalu berat. Tapi kalau berani memulai dan terus belajar, insyaallah akan ada jalan," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Karasa Jadi Upaya Pemko Bandung Perkuat Pencegahan Stunting
Galeri Patrakomala Dilirik Peserta Rakerda Dekranasda Jabar, Buka Peluang Kolaborasi
Wagub Jabar Ajak Mahasiswa IKOPIN Jadi Garda Terdepan Pengabdian kepada Masyarakat
Pemko Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
Grand Final SKDG Liga Garut 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Peternak
Pemprov Jabar Bakal Gabungkan Sejumlah OPD, Dedi Mulyadi: Struktur Sedikit, Fungsi Banyak
komentar
beritaTerbaru