Kamis, 16 Juli 2026

DWP Kabupaten Bekasi Dorong Anggota Jadi Smart Mom dalam Mengasuh Generasi Alpha

Kamis, 16 Juli 2026 14:55 WIB
DWP Kabupaten Bekasi Dorong Anggota Jadi Smart Mom dalam Mengasuh Generasi Alpha
Penasehat DWP Kabupaten Bekasi Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja memberikan kata sambutan saat menghadiri Pertemuan Rutin DWP Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Aula Gedung Wibawa Mukti, Selasa (14/7/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi mendorong para anggotanya untuk menjadi Smart Mom yang memahami teknologi digital guna mendampingi Generasi Alpha tumbuh cerdas dan berkarakter di tengah perkembangan era digital.

Hal tersebut disampaikan Penasehat DWP Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Pertemuan Rutin DWP Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Aula Gedung Wibawa Mukti, Selasa.

Dilansir dari laman Jabarprov, pertemuan yang mengusung tema "Tantangan Mendidik Generasi Alpha di Era Digital" tersebut membahas strategi pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan internet, kecerdasan buatan (AI), dan media sosial.

Nia mengatakan, peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak di era digital. Menurutnya, Generasi Alpha memiliki potensi besar, namun juga menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan pendampingan dari orang tua.

"Generasi Alpha memiliki potensi luar biasa, namun mereka juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Oleh karena itu, orang tua harus mampu beradaptasi agar dapat mendampingi anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berkarakter," ujarnya.

Ia menjelaskan, teknologi dapat menjadi sarana bagi anak untuk memperoleh informasi dan meningkatkan literasi digital apabila digunakan dengan pendampingan yang tepat.

Sebaliknya, penggunaan teknologi tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan berbagai risiko, seperti kecanduan gawai, paparan konten negatif, penurunan konsentrasi belajar, hingga gangguan kesehatan mental.

Karena itu, menurut Nia, pola asuh orang tua juga harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak cukup hanya dengan melarang anak menggunakan teknologi.

"Teknologi bukan sesuatu yang harus dijauhi, tetapi harus diarahkan. Masa depan anak-anak kita ada di era digital, sehingga tugas kita adalah membimbing mereka agar mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab," katanya.

Nia juga mengajak seluruh anggota DWP Kabupaten Bekasi untuk menjadi teladan dalam penggunaan teknologi dan membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Selain itu, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai agama, akhlak, dan literasi digital sejak dini.

Melalui pertemuan rutin tersebut, DWP Kabupaten Bekasi diharapkan dapat menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi para anggotanya dalam membangun keluarga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi Kabupaten Bekasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan digital, tetapi juga kokoh secara moral, spiritual, dan berakhlak mulia," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
BPS Kabupaten Bekasi Kerahkan 2.312 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Disarpus Kabupaten Bekasi Hadirkan Buku Sejarah Lokal untuk Perkuat Literasi Masyarakat
Pemkab Bekasi Perpanjang Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan untuk Pertahankan UHC 99,6 Persen
Pemkab Bekasi Siap Dukung Pengembangan SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung
Pemkab Bekasi Dorong Perluasan JKN Lewat Program Donasi Libatkan Dunia Usaha
Kemah Pembinaan KKRI Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan Pelajar
komentar
beritaTerbaru