Sabtu, 27 Juni 2026

Guru Karanganyar Dibekali Literasi Keuangan Melalui Pelatihan CBP Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 19:37 WIB
Guru Karanganyar Dibekali Literasi Keuangan Melalui Pelatihan CBP Rupiah
Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama BI Solo menggelar ToT Alur Tujuan Pembelajaran Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah bagi guru SD dan SMP se-Kabupaten Karanganyar yang berlangsung di Permata Sari Hotel, Tasikmadu, Rabu (24/6/2026).

Karanganyar (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Bank Indonesia (BI) Solo menggelar Training of Trainer (ToT) Alur Tujuan Pembelajaran Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi guru SD dan SMP se-Kabupaten Karanganyar.

Dilansir dari laman Jatengprov, kegiatan yang berlangsung di Permata Sari Hotel, Tasikmadu, Rabu, ini bertujuan memperkuat literasi keuangan sejak dini melalui dunia pendidikan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana mengatakan guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan perilaku keuangan generasi muda.

Karena itu, BI terus memberikan edukasi kepada para pendidik mengenai perlindungan konsumen, kecintaan terhadap rupiah, serta sistem pembayaran digital.

"Kami secara konsisten memberikan edukasi kepada para guru terkait perlindungan konsumen, cinta rupiah, dan sistem pembayaran digital. Harapannya, pengetahuan tersebut dapat diteruskan kepada para siswa sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi keuangan yang semakin dinamis," ujar Pramudya.

Menurutnya, penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta memiliki kesadaran menjaga nilai rupiah.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter sekaligus literasi keuangan bagi generasi muda.

Rober menegaskan, kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan hidup yang penting dimiliki setiap individu sejak dini.

Pemahaman mengenai keuangan tidak hanya berkaitan dengan cara memperoleh penghasilan, tetapi juga bagaimana mengelola dan menggunakannya secara bijaksana.

"Melalui para guru, pengetahuan ini dapat ditanamkan kepada peserta didik sehingga mereka memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," kata Rober.

Ia menambahkan, pendidikan mengenai rupiah dan transaksi digital menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang cerdas, adaptif, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Melalui pelatihan tersebut, para guru mendapatkan pembekalan mengenai alur pembelajaran CBP Rupiah yang selanjutnya akan diterapkan di sekolah masing-masing.

Diharapkan, nilai-nilai cinta rupiah, kesadaran sebagai konsumen yang cerdas, serta perilaku keuangan yang sehat dapat ditanamkan secara berkelanjutan kepada peserta didik.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Bank Indonesia dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik, memahami pentingnya rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa, dan siap menghadapi era ekonomi digital. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Bareskrim dan BI Musnahkan Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu
Kolaborasi Pemda Jabar dan BI Diperkuat untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
UMKM Grande 2026 Dorong UMKM Jateng Tumbuh dan Mendunia
Sektor Pertanian Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional
Ahmad Luthfi Minta Kabupaten/Kota Aktif Gelar Forum Investasi untuk Dorong Ekonomi Baru
komentar
beritaTerbaru