Sorong (buseronline.com) - Seorang murid SMK Negeri 1 Kota Sorong Marlince Yadafat menyampaikan surat ungkapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas bantuan pendidikan yang diterima oleh sekolahnya.
Dilansir dari laman
Kemendikdasmen, surat tersebut dibacakan langsung di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Sorong.
Dalam suratnya, Marlince mewakili para siswa SMK Negeri 1 Sorong menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan, termasuk pembangunan perpustakaan, toilet, serta dukungan program makan bergizi di sekolah.
"Dengan hormat, kami siswa-siswi
SMK Negeri 1 Sorong menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak
Prabowo Subianto, atas bantuan pembangunan perpustakaan, toilet, dan juga makan bergizi di sekolah," ujar Marlince saat membacakan surat tersebut.
Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut memberikan dampak nyata bagi kenyamanan dan semangat belajar siswa. Kehadiran perpustakaan baru, menurutnya, meningkatkan minat baca serta mendorong siswa untuk lebih giat belajar dan memperluas wawasan.
Selain itu, perbaikan fasilitas sanitasi juga dirasakan sangat membantu dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
"Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan di daerah kami," lanjutnya.
Marlince juga menegaskan komitmen para siswa untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya, demi mendukung proses belajar yang lebih optimal di masa mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menekankan pentingnya menjadikan sekolah sebagai ruang yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi peserta didik.
Ia menyebut sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan integrasi sosial.
"Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Dengan itu, sekolah adalah miniatur Indonesia," ujar Abdul Mu'ti. (R)
beritaTerkait
komentar