Sabtu, 10 Oktober 2026

Kemendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Digitalisasi Wilayah 3T

Minggu, 24 Mei 2026 16:40 WIB
Kemendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Digitalisasi Wilayah 3T
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memberikan kata sambutan saat menghadiri pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Bali, beberapa waktu lalu.

Badung (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional melalui transformasi digital, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, fokus kebijakan tersebut mencakup peningkatan akses teknologi pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta percepatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih adaptif terhadap perkembangan global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti menekankan bahwa pendidikan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menjawab berbagai tantangan bangsa.

"Pendidikan kita harus membumi, hadir di tengah rakyat, dan mampu memberikan solusi atas berbagai problematika. Kita ingin membangun generasi yang tidak hanya unggul secara global, tetapi juga memiliki integritas dan nasionalisme yang kuat," ujar Abdul Mu'ti dalam pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Bali.

Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen terus memperluas penempatan tenaga profesional dan alumni penerima beasiswa untuk mendukung implementasi pendidikan digital di wilayah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru sekaligus memberikan motivasi bagi peserta didik di daerah terpencil.

Dari sisi kebijakan teknologi pendidikan, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyoroti pentingnya pemerataan infrastruktur digital di sekolah-sekolah 3T, termasuk penggunaan perangkat pembelajaran modern seperti Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID).

"Kita ingin memastikan program pendidikan menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Digitalisasi harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh guru dan siswa," tegas Wapres Gibran.

Selain transformasi digital di tingkat dasar, pemerintah juga menaruh perhatian pada penguatan keterampilan tingkat lanjut (high skill) di jenjang pendidikan menengah sebagai upaya meningkatkan daya saing generasi muda di era global.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kemendikdasmen optimistis pemerataan pendidikan berkualitas dapat terwujud secara menyeluruh, sehingga seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan yang lebih baik. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan
61 Satuan Pendidikan di Kebumen Direvitalisasi, Wamendikdasmen Tekankan Penguatan Karakter Siswa
OPSI 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Penelitian dan Inovasi Siswa
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Pancasila melalui Budaya Sekolah
Wapres Gibran Tinjau Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang
komentar
beritaTerbaru