Senin, 06 April 2026

PSSI: Naturalisasi Pemain Diaspora Sah dan Sesuai Aturan

Nicolas Simanjuntak - Sabtu, 04 April 2026 04:00 WIB
PSSI: Naturalisasi Pemain Diaspora Sah dan Sesuai Aturan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Jakarta (buseronline.com) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang memperkuat Tim Nasional Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Dilansir dari laman PSSI, penegasan ini disampaikan menyusul isu yang berkembang terkait sejumlah pemain diaspora yang berkarier di Liga Belanda (Eredivisie).

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menegaskan bahwa para pemain yang saat ini membela Timnas Indonesia telah melalui prosedur resmi dan tidak memiliki persoalan hukum terkait status kewarganegaraan mereka.

“Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia telah sah menjadi Warga Negara Indonesia dan dipastikan tidak ada masalah hukum Indonesia,” ujar Sumardji.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pemain tersebut lahir, tumbuh, dan menjalani kehidupan di luar negeri. Namun, keputusan mereka untuk menjadi WNI dinilai sebagai bentuk kecintaan dan komitmen terhadap Indonesia.

“Mereka memutuskan menjadi WNI sebagai bukti kecintaan dan pengabdian kepada tanah air. Ini bukan keputusan yang mudah karena ada konsekuensi yang harus mereka terima,” lanjutnya.

Sumardji juga menyoroti pengorbanan yang dilakukan para pemain, termasuk kewajiban administratif seperti pengurusan izin tinggal dan kerja di negara tempat mereka berkarier, seperti di Belanda.

Di sisi lain, PSSI mengapresiasi kiprah para pemain Timnas Indonesia yang tetap mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa, termasuk di Eredivisie. Mereka dinilai berhasil menunjukkan performa yang baik dan tetap dipercaya oleh klub masing-masing.

“Mereka masih dipercaya mengambil peran penting di klub-klub level teratas Eropa. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tambahnya.

Terkait isu yang berkembang di Belanda, Sumardji menegaskan bahwa hal tersebut merupakan persoalan teknis administratif yang berkaitan dengan regulasi setempat. Ia memastikan bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi status para pemain sebagai bagian dari Timnas Indonesia.

“Mengenai permasalahan di klub-klub Eredivisie, itu adalah persoalan teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum di Belanda dan tidak berpengaruh terhadap status mereka di Indonesia,” tegasnya.

Dengan demikian, PSSI menegaskan bahwa seluruh pemain diaspora yang telah dinaturalisasi tetap sah membela Timnas Indonesia tanpa kendala hukum. (R)

Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar