Milan (buseronline.com) - AC Milan harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Parma pada pekan ke-26 Serie A 2025/2026. Bermain di San Siro, Senin, Rossoneri takluk dalam laga penuh drama yang sekaligus menghentikan laju tak terkalahkan mereka di kompetisi domestik.
Gol penentu kemenangan Parma dicetak oleh Mariano Troilo melalui sundulan pada babak kedua. Gol tersebut sempat memicu kontroversi sebelum akhirnya disahkan wasit usai meninjau tayangan VAR.
Keputusan itu memancing kekecewaan publik tuan rumah yang memadati stadion. Kekalahan Milan terasa semakin menyakitkan karena terjadi di hadapan pendukung sendiri.
Selain kehilangan tiga poin penting, hasil ini juga berpotensi menghambat ambisi mereka dalam perburuan gelar musim ini. Situasi semakin rumit lantaran Milan kehilangan sejumlah pemain akibat cedera.
Bek Matteo Gabbia sejatinya diproyeksikan tampil sebagai starter, namun mengalami nyeri otot saat pemanasan dan harus dicoret dari susunan pemain. Absennya Gabbia memaksa pelatih melakukan perubahan mendadak di lini belakang.
Petaka lainnya datang dari insiden yang menimpa Ruben Loftus-Cheek. Gelandang asal Inggris itu bertabrakan dengan kiper Parma, Edoardo Corvi, tak lama setelah kickoff babak pertama.
Wajah Loftus-Cheek terkena tinju Corvi saat sang penjaga gawang berusaha menghalau bola. Ia mengalami cedera di area wajah dan dilaporkan harus menjalani operasi.
Usai pertandingan, Gabbia mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. “Malam itu tidak dimulai dengan baik dan berakhir dengan kekalahan, yang merupakan hal yang paling menyakitkan,” ujarnya seperti dikutip SempreMilan.
Ia juga menyampaikan dukungan kepada Loftus-Cheek. “Saya, seperti seluruh tim, ingin mengirimkan ucapan semoga sukses yang sebesar-besarnya kepada Ruben karena dia sangat penting bagi kami dan dia adalah pemain andalan. Kami benar-benar menyesal, kami mengirimkan pelukan hangat untuknya dan kami berharap dapat segera bertemu dengannya,” ungkapnya.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Milan, baik dari sisi hasil maupun kondisi skuad. Rossoneri kini dituntut segera bangkit jika tak ingin tertinggal lebih jauh dalam persaingan papan atas Serie A musim ini. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar