Selasa, 05 Mei 2026

Lolos ke Garuda Academy Core 3.0, 30 Peserta Terbaik Raih Peringkat Tertinggi

Jumat, 21 November 2025 03:09 WIB
Lolos ke Garuda Academy Core 3.0, 30 Peserta Terbaik Raih Peringkat Tertinggi
Pengumuman 30 peserta berperingkat terbaik yang lolos ke program Garuda Academy Core 3.0. (Dok/PSSI)
Jakarta (buseronline.com) - Sebanyak 30 peserta dengan ranking terbaik dan hasil seleksi tertinggi resmi dinyatakan lolos untuk mengikuti program Garuda Academy Core 3.0.

Program penguatan kapasitas manajemen sepak bola ini akan dimulai dengan sesi daring pada 24 November 2025, dilanjutkan sesi tatap muka pada 2–4 Desember 2025 di Mandiri University, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Pada pelaksanaan Core 3.0, Garuda Academy menghadirkan tiga modul utama, yakni Income Generation, Professional Club Licensing, dan Content Creation. Seluruh modul dirancang untuk memperkuat kompetensi para calon manajer klub dalam pengelolaan sepak bola modern.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya bangga dengan perkembangan Garuda Academy yang kini memasuki fase ketiga dari program transformasi sepak bola nasional tersebut.

“Dari 105 peserta awal, kini tersisa 30 peserta terbaik yang telah melewati proses seleksi ketat dan menunjukkan dedikasi luar biasa. Core 3.0 akan fokus pada tiga hal krusial: bagaimana klub menghasilkan pendapatan secara mandiri, bagaimana memenuhi standar lisensi profesional, dan bagaimana membangun brand klub melalui konten digital yang menarik,” ujar Erick Thohir.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi ekosistem sepak bola nasional.

“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi investasi nyata untuk menciptakan generasi baru manajer klub yang paham bisnis, transparan dalam tata kelola, dan berkomitmen pada keberlanjutan,” lanjutnya.

Erick juga mengumumkan bahwa ke-30 peserta terbaik tersebut akan mendapatkan automatic seeded untuk mengajukan Beasiswa Pascasarjana LPDP. Proses pengajuan beasiswa akan berjalan beriringan dengan penyelesaian program hingga Core 4.0 mendatang.

“Kami yakin, lulusan Garuda Academy akan menjadi tulang punggung transformasi sepak bola Indonesia menuju era yang lebih profesional dan mandiri,” kata Erick.

Dukungan juga datang dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Direktur Beasiswa LPDP, Ir Dwi Larso MSIE PhD, menilai bahwa kolaborasi ini penting untuk membangun talenta manajerial yang kuat di sektor olahraga.

“LPDP menyambut baik kolaborasi ini karena peningkatan kapasitas di sektor olahraga membutuhkan talenta yang terlatih, berwawasan global, dan memiliki pemahaman manajerial yang kuat. Kami berharap peserta Garuda Academy yang lolos jalur automatic seeded dapat melanjutkan studi ke jenjang magister, termasuk pada program kelas dunia seperti FIFA Master, dan kembali berkontribusi bagi ekosistem olahraga Indonesia,” ujarnya.

Program Garuda Academy Core 3.0 menjadi langkah lanjutan dalam upaya membentuk generasi pemimpin klub sepak bola yang unggul, inovatif, serta mampu mendorong profesionalitas sepak bola nasional. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Bournemouth Bungkam Crystal Palace 3-0, Jaga Asa ke Kompetisi Eropa
SPMB Bandung 2026 Dimulai, SD dan SMP Dibatasi Maksimal Dua Sif
Indonesia Perkuat Komitmen Imunisasi pada Puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026
Amran Sulaiman: Swasembada Pangan RI Diakui Global Berbasis Data Kredibel
Inter Milan Kunci Scudetto Usai Tundukkan Parma 2-0 di San Siro
Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen di Tengah Lonjakan Global
komentar
beritaTerbaru