Selasa, 13 Oktober 2026

Usai Konferensi Pers, Shin Tae-yong Hindari Jabat Tangan Ofisial Bahrain

Jumat, 11 Oktober 2024 14:27 WIB
Usai Konferensi Pers, Shin Tae-yong Hindari Jabat Tangan Ofisial Bahrain
Pelatih Shin Tae-yong terlihat menghindari jabat tangan staf media Bahrain seusai laga, Kamis (10/10/2024). (Dok/PSSI)
Bahrain (buseronline.com) - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, membuat pernyataan tegas dengan menolak untuk berjabat tangan dengan staf media Bahrain setelah konferensi pers pascalaga di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis.

Kemenangan skuad Garuda tampak di depan mata namun buyar akibat tindakan kontroversial dari wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf.

Timnas Indonesia berhasil mempertahankan skor 2-1 hingga menit ke-90, namun wasit mengulur waktu dengan menambah enam menit injury time, meskipun pertandingan tidak kunjung diakhiri.

Sampai menit ke-99, Bahrain mencetak gol melalui situasi bola mati, dan tak lama setelah itu, wasit mengakhiri pertandingan, menimbulkan kekecewaan di pihak Timnas Indonesia.

Keputusan wasit dianggap bias dan tidak adil. Meski secara regulasi wasit memiliki hak untuk memperpanjang waktu, durasi tambahan yang terlalu lama dianggap tidak berdasar.

Kepemimpinan wasit yang dianggap berat sebelah membuat Shin Tae-yong dan pemain Timnas Indonesia merasa frustrasi.

Setelah sesi tanya jawab dengan media, Shin menolak jabat tangan dari staf konferensi pers Bahrain dengan sikap yang tenang, meski tanpa senyum.

"Walaupun kami sama-sama berjuang hingga akhir, keputusan wasit jelas memalukan," kata Shin Tae-yong.

Ia juga menekankan bahwa keputusan wasit harus dapat meningkatkan kualitas mereka.

"Jika kalian menyaksikan pertandingan ini, kalian pasti mengerti mengapa pemain kami marah. Tambahan waktu enam menit jelas lebih dari cukup, dan semua keputusan wasit terlihat bias," ujarnya.

PSSI pun mengambil langkah dengan mengajukan protes terhadap kepemimpinan Ahmed Al-Kaf ke FIFA dan AFC terkait durasi injury time yang lebih dari yang seharusnya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Presiden El-Sisi: Kemitraan Strategis Indonesia-Mesir Perluas Peluang Kerja Sama
Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Fokus Pemerataan
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
KPK Dorong Akademisi Aktif Cegah Korupsi Sumber Daya Alam
Bobby Nasution Dorong Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Tingkatkan Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Kemenkes Ajak Keluarga Rangkul Neurodivergent, 9 dari 10 Penderita Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru