Rabu, 14 Oktober 2026

Terkait Kepemimpinan Wasit, Protes Resmi Timnas Indonesia U-23

Rabu, 17 April 2024 04:22 WIB
Terkait Kepemimpinan Wasit, Protes Resmi Timnas Indonesia U-23
Manajer Tim Indonesia U-23 Endri Erawan.
Doha (buseronline.com) - Manajer Timnas Indonesia U-23 Endri Erawan resmi melayangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Hal ini terkait kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov dan wasit video assitent referee (VAR), Sivakorn Pu-Udom.

Pertandingan perdana kedua tim grup A tersebut berlangsung di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Senin (15/4/2024) dan berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Qatar.

"Tentu kita semua kecewa dengan kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov dan wasit VAR, Sivakorn Pu-Udom yang semua bisa melihat bahwa mereka banyak memberikan keputusan-keputusan yang merugikan untuk Indonesia. Setelah pertandingan, mewakili tim kami resmi protes kepada AFC terkait keputusan-keputusan mereka," kata Endri.

Ia mengetahui protes ini tidak akan mengubah hasil pertandingan. Namun setidaknya untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya di ajang bergengsi Piala Asia U-23 2024 ini, para wasit/perangkat pertandingan bisa lebih baik lagi dalam mengambil keputusan yang tidak merugikan Timnas Indonesia U-23.

Selain soal kinerja wasit, pada laga hari ini Timnas Indonesia U-23 juga merasa dikerjain atau dibikin tidak nyaman saat berangkat ke stadion dari hotel jelang laga tersebut.

"Ya ada kejadian yang kita sayangkan yakni bus Tim Indonesia saat dari hotel menuju stadion tempat pertandingan kita dilewatkan jalan yang jauh dan berputar-putar (diluar jalur normal)," ujarnya.

Alhasil, pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini menyampaikan, satu tim telat memasuki stadion hampir 20 menit. Harusnya hanya 8-10 menit dari hotel ke stadion.

"Karena biasanya dan sesuai regulasi kita datang ke stadion yakni 90 menit sebelum kick off. Entah hal ini siapa yang salah, yang jelas kita juga laporkan ke AFC, karena membuat kami semua rugi waktu dan tidak nyaman," tuturnya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Perkuat Penanggulangan TBC melalui Tracing dan Cek Kesehatan Gratis
Wamenkeu Juda Agung Tekankan Kredibilitas Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kemenkes: Kesehatan Jiwa Jadi Kunci Peningkatan Kualitas SDM Indonesia
Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Kredibilitas APBN, Defisit 2027 Ditargetkan 2,4 Persen
Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Kualitas Udara Medan Memburuk, Pinang Baris Masuk Kategori Tidak Sehat
komentar
beritaTerbaru