Rabu, 28 Oktober 2026

Wakil Indonesia Berguguran di Perempat Final Malaysia Open 2024

Sabtu, 13 Januari 2024 03:31 WIB
Wakil Indonesia Berguguran di Perempat Final Malaysia Open 2024
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan melawan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen dari Chiense Taipei pada babak 16 besar Malaysia Open 2024. Fajar/Rian secara rekor pertemuan kalah 0-2 dari Lee/Lee.
Kuala Lumpur (buseronline.com) - Nasib para wakil Indonesia di ajang Malaysia Open 2024. Tak ada wakil lagi bagi merah-putih setelah terhenti di babak perempat final.

Dua wakil Indonesia terakhir, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sama-sama kandas dalam laga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (12/1/2024).

Tim Indonesia sebenarnya hanya tinggal menyisakan dua wakilnya tersebut pada perempat final Malaysia Open 2024.

Gregoria takluk dari unggulan kedua sekaligus peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei (China). Chen Yu Fei menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-17.

Sementara, Fajar/Rian dikalahkan ganda putra nomor satu dunia yaitu Liang Wei Keng/Wang Chang (China) dengan skor 21-16, 17-21, 18-21. Hasil ini sekaligus membuat Fajar/Rian juga gagal mempertahankan gelar juara Malaysia Open yang berstatus BWF World Tour Super 1.000.

Fajar/Rian menjadi juara Malaysia Open 2023 setelah mengalahkan lawan yang sama, yakni Liang Wei Keng/Wang Chang dengan skor 21-18, 18-21, 21-13.

Pebulu tangkis Indonesia selanjutnya bersiap mengikuti turnamen BWF World Tour Super 750, India Open 2024, yang berlangsung pada 16-21 Januari 2024. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
USU Raih Mandaya Awards 2026 Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga di Karo
Wabup Tapanuli Utara Buka Pelatihan Wirausaha Pengolahan Pupuk Organik di Pahae Jae
Bupati Taput Ajak SMSI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial
Wabup Taput Dorong Guru Kuasai Teknologi dan Kecerdasan Buatan
Bupati Tapanuli Utara Dorong Peningkatan Kualitas Guru dan SDM
Pemerintah Tingkatkan Program Bedah Rumah Menjadi 400 Ribu Unit pada 2026
komentar
beritaTerbaru