Selasa, 27 Oktober 2026

Wabup Tapanuli Utara Buka Pelatihan Wirausaha Pengolahan Pupuk Organik di Pahae Jae

Selasa, 27 Oktober 2026 21:01 WIB
Wabup Tapanuli Utara Buka Pelatihan Wirausaha Pengolahan Pupuk Organik di Pahae Jae
Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan, Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga, rombongan dari Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian saat pembukaan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru di Pahae Jae, Selasa (27/10/2026).

Pahae Jae (buseronline.com) - Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng membuka kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah (IKM) Komoditas Pengolahan Pupuk Organik di GOR Chessan, Kecamatan Pahae Jae, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 27-30 Oktober 2026 ini diselenggarakan melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI, untuk mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Pahae Jae. Melalui program ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan mengembangkan usaha produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian, Reny Meilany SSi MSi, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan dan kapasitas pelaku usaha untuk menciptakan wirausaha baru yang berdaya saing.

Menurutnya, pengembangan industri kecil dan menengah berbasis potensi lokal, termasuk pengolahan pupuk organik, dapat menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan usaha, serta mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Deni menyampaikan apresiasi kepada Lamhot Sinaga atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, terutama para petani di Kecamatan Pahae Jae.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian dan Bank Sumut yang turut mendukung kegiatan tersebut, khususnya dalam memberikan pembekalan mengenai pengembangan usaha dan permodalan.

Deni menegaskan, masyarakat perlu didorong agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja.

Menurutnya, potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Tapanuli Utara harus dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satunya melalui pengolahan bahan organik menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru.

Upaya ini sejalan dengan semangat Pertanian Berkelanjutan untuk Ekonomi Tapanuli Utara Maju, yakni mewujudkan sektor pertanian yang produktif serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya wirausahawan Mayer Silaban selaku pemilik Montero, Pimpinan Cabang Bank Sumut Waringin Hutabarat, Pimpinan Cabang Pembantu Bank Sumut Frengki Tambunan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tapanuli Utara, Eliston Lumbantobing.

Para narasumber memberikan pembekalan terkait pengembangan usaha, permodalan, dan perizinan sebagai bekal bagi peserta untuk merintis serta mengembangkan usaha pengolahan pupuk organik.

Melalui kegiatan ini, para petani peserta dari Kecamatan Pahae Jae diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk membangun usaha secara produktif dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, lembaga keuangan, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mewujudkan masyarakat Tapanuli Utara yang mandiri dan sejahtera. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bupati Taput Ajak SMSI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kontrol Sosial
Wabup Taput Dorong Guru Kuasai Teknologi dan Kecerdasan Buatan
Bupati Tapanuli Utara Dorong Peningkatan Kualitas Guru dan SDM
Pemerintah Tingkatkan Program Bedah Rumah Menjadi 400 Ribu Unit pada 2026
BKSAP DPR RI Kunjungi Toba, Bupati Dorong Potensi Daerah Tembus Pasar Internasional
Pemkab Toba Gelar Marpangir 2026, Lestarikan Budaya Batak dan Dorong Wisata Danau Toba
komentar
beritaTerbaru