Minggu, 09 Agustus 2026

Atlet Muda Subang Nay Sunda Sabet Dua Emas di IMC 2026

Minggu, 09 Agustus 2026 07:02 WIB
Atlet Muda Subang Nay Sunda Sabet Dua Emas di IMC 2026
Nay Sunda memborong dua medali pada ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026.

Subang (buseronline.com) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Subang, Niskala Riksa Sunda Silviadi atau akrab disapa Nay Sunda.

Pelajar SMP Negeri 1 Subang itu sukses meraih dua medali emas pada ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di Kota Bekasi.

Dua medali emas tersebut diraih Nay Sunda dari nomor Waikru Female U-15 dan Muay Aerobic. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa atlet muda dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

IMC 2026 digelar pada 5-10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kompleks GOR Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Kejuaraan tersebut mempertemukan atlet Muaythai dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi bagian dari proses pembinaan serta pencarian bibit atlet potensial untuk jenjang internasional.

Bagi Nay Sunda, dua emas tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Sebelumnya, atlet muda Subang ini juga telah mendapatkan pengalaman di level internasional dengan membela Indonesia pada World Muaythai Championship 2026 di Malaysia.

Pengalaman bertanding melawan atlet dari berbagai negara menjadi modal berharga bagi Nay saat kembali tampil di kompetisi nasional. Kerja keras dan kedisiplinan dalam menjalani latihan pun berbuah hasil positif.

Nay mengakui keberhasilannya meraih dua medali emas tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Selain pelatih, guru, dan teman-temannya, keluarga menjadi salah satu sumber motivasi terbesar dalam perjalanan olahraga yang dijalaninya.

"Aku senang banget bisa dapat dua emas. Tapi ini bukan karena Nay sendiri. Nay bisa sampai di sini karena Abu, Ibu, pelatih, guru-guru di sekolah, dan teman-teman Nay yang selalu dukung dan kasih semangat," ujar Nay Sunda.

Dukungan tersebut diberikan sang ayah, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana atau Abu, dan sang ibu, Dr (Cand) Noviyanti Maulani MPd.

Sang ayah sejak awal memberikan dukungan kepada Nay untuk menekuni Muaythai. Sementara sang ibu dikenal sebagai pencipta Muay Aerobik Nusantara.

Di tengah kesibukannya sebagai atlet, Nay juga tetap menjalankan kewajibannya sebagai pelajar. Ia harus membagi waktu antara sekolah, latihan, dan pertandingan.

Perjalanan Nay Sunda menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga dari tingkat akar rumput atau grassroot memiliki peranan penting dalam melahirkan atlet berprestasi.

Sejak usia muda, Nay mulai ditempa dengan latihan, disiplin, keberanian, dan pengalaman bertanding. Dukungan keluarga, pelatih, guru, serta lingkungan sekitar turut menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Pengembangan Muaythai dari tingkat grassroot juga mendapat apresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir saat pembukaan IMC 2026 di Bekasi.

"Saya apresiasi bagaimana PBMI lihai melihat bagaimana pembangunan grassroot dari bawah," kata Erick.

Dua medali emas yang diraih Nay Sunda bukan hanya menjadi pencapaian pribadi. Prestasi tersebut turut membawa nama Kabupaten Subang dan Jawa Barat ke tingkat nasional.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman internasional yang telah dimiliki, perjalanan Nay di dunia Muaythai masih sangat panjang.

Dua emas di IMC 2026 menjadi salah satu pijakan penting bagi mimpinya untuk suatu saat dapat mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,73 Persen pada Triwulan II 2026, Angka Kemiskinan Terus Menurun
Kabupaten Bekasi Pimpin Jumlah Perpustakaan Terakreditasi di Jawa Barat
Disparbud Jabar Perkuat Daya Saing Pelaku Ekraf Indramayu melalui Program Karya Kreatif
BPS: Jawa Barat Alami Deflasi 0,05 Persen pada Juli 2026, Dipicu Turunnya Harga Bahan Pokok
Bidan Diminta Perkuat Pelayanan Demi Wujudkan Ibu dan Bayi Sehat Selamat
Pemko Bandung dan Big Bad Wolf Hadirkan Festival Literasi Pages and Plates
komentar
beritaTerbaru