"Saya sadar hari ini saya membuat banyak kesalahan dan itu berbuah kebobolan. Hal itu harus saya evaluasi dan pelajari agar tidak terjadi lagi ke depannya. Dalam pertandingan seperti ini, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat pada kekalahan," ujar Ridho dalam konferensi pers seusai laga.
Meski kecewa dengan hasil tersebut, bek berusia 24 tahun itu menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak ingin larut dalam keterpurukan. Menurutnya, seluruh pemain akan segera melakukan evaluasi untuk mempersiapkan pertandingan terakhir fase grup melawan Singapura.
Ridho juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar Skuad Garuda mampu bangkit dan meraih kemenangan pada laga berikutnya.
"Kita akan belajar dan melakukan evaluasi. Kita masih punya satu pertandingan lagi melawan Singapura. Mohon doa dan dukungannya, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih tiga poin," katanya.
Pertandingan melawan Singapura akan menjadi laga penentuan bagi Timnas Indonesia. Kemenangan menjadi target wajib jika Skuad Garuda ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026. (R)
beritaTerkait
komentar