Curacao yang dilatih Dick Advocaat lebih banyak bertahan disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat. Meski tidak banyak menguasai bola, mereka sempat memberikan ancaman melalui Juninho Bacuna di babak pertama.
Memasuki babak kedua,
Ekuador meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan sejumlah pemain ofensif. Namun peluang demi peluang tetap gagal dimaksimalkan, termasuk berkat penampilan gemilang Eloy Room di bawah mistar gawang
Curacao.
Curacao juga sempat menciptakan peluang lewat Jurgen Locadia, tetapi belum mampu mengubah keadaan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0.
Hasil ini membuat
Ekuador harus puas dengan satu poin tambahan, sementara
Curacao masih tertahan di posisi terbawah klasemen Grup E. (R)
beritaTerkait
komentar