Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi publik
Italia yang masih kecewa setelah tim kesayangan mereka gagal mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Untuk ketiga kalinya secara beruntun, juara dunia empat kali itu harus absen dari turnamen sepak bola terbesar di dunia, sehingga proses pembangunan ulang skuad kini menjadi fokus utama federasi.
Di kubu Luksemburg, laga ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi setelah mereka gagal melangkah lebih jauh dalam kualifikasi zona Eropa. Meski kalah, tim asuhan Jeff Strasser mampu memberikan perlawanan yang cukup solid sepanjang pertandingan.
Bagi
Italia, hasil ini mungkin belum menghapus luka kegagalan menuju Piala Dunia. Namun, kemenangan atas
Luksemburg setidaknya menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam perjalanan membangun kembali kejayaan Gli Azzurri melalui generasi baru yang penuh talenta. (R)
beritaTerkait
komentar