Minggu, 17 Mei 2026

Waspadai Heatstroke, DPR Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Minggu, 17 Mei 2026 10:45 WIB
Waspadai Heatstroke, DPR Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania.

Jakarta (buseronline.com) - Cuaca panas ekstrem yang melanda Tanah Suci menjadi perhatian serius bagi keselamatan jemaah haji. Tingginya suhu di Makkah dan Madinah dinilai berpotensi memicu heatstroke atau serangan panas, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan petugas kesehatan maupun petugas haji selama menjalankan ibadah.

"Jemaah juga harus mematuhi arahan petugas kesehatan dan petugas haji demi keselamatan bersama. Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh kurang fit, karena kesehatan dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk," ujar Dini dalam keterangannya dilansir dari laman DPR RI.

Menurutnya, menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci merupakan bagian penting dari ikhtiar ibadah. Ia menilai masih banyak jemaah yang tetap beraktivitas di bawah terik matahari meski kondisi tubuh mulai melemah, sehingga berisiko mengalami heatstroke.

Heatstroke merupakan kondisi medis serius akibat paparan panas berlebihan atau dehidrasi yang menyebabkan suhu tubuh meningkat drastis. Gejalanya antara lain pusing, tubuh lemas, mual, kulit terasa panas, hingga kebingungan dan kehilangan kesadaran. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat membahayakan jiwa.

Dini pun mengimbau jemaah untuk menjaga daya tahan tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi selama menjalankan ibadah haji. "Perbanyak konsumsi air putih dan vitamin, serta hindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari," katanya.

Peringatan serupa juga disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui media sosial resminya. Otoritas haji Arab Saudi meminta jemaah meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu panas yang terus meningkat di Tanah Suci.

Dalam imbauannya, jemaah diminta rutin minum air tanpa menunggu rasa haus, menggunakan pelindung seperti payung berwarna terang, serta beristirahat secara berkala di tempat teduh guna mencegah kelelahan akibat cuaca panas.

Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik. Dengan menjaga pola hidrasi, mengenali gejala heatstroke sejak dini, serta mematuhi arahan petugas, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk di tengah cuaca ekstrem di Tanah Suci. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jemaah Haji Muda Asal Klaten Jadi Sorotan, Faliha Nazihah Berangkat di Usia 22 Tahun
Indonesia Ekspor Beras ke Arab Saudi dan Salurkan Bantuan 10 Ribu Ton untuk Palestina
komentar
beritaTerbaru