Minggu, 05 Juli 2026

PMI Bersama Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Door to Door Cegah Rabies di Manggarai

Kamis, 14 Mei 2026 17:00 WIB
PMI Bersama Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Door to Door Cegah Rabies di Manggarai
PMI bersama pemerintah daerah terus menggencarkan upaya pencegahan Rabies di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, melalui vaksinasi HPR secara door to door.

Manggarai (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama pemerintah daerah terus menggencarkan upaya pencegahan Rabies di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, melalui vaksinasi hewan penular rabies (HPR) secara door to door.

Dilansir dari laman PMI, kegiatan yang berlangsung di sejumlah wilayah di Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Wae Ri'i itu melibatkan relawan PMI, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan.

Sejak pemerintah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabies di Kabupaten Manggarai, kolaborasi lintas sektor dilakukan untuk memperkuat edukasi masyarakat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi hewan peliharaan.

Pada pelaksanaannya, tim vaksinator bersama relawan mendatangi rumah warga satu per satu untuk memberikan vaksin kepada anjing dan kucing peliharaan. Di beberapa lokasi, warga tampak telah menyiapkan hewan peliharaannya untuk divaksin.

Salah seorang warga Kelurahan Mbaumuku, Videlis Ardin, mengaku mendukung langkah pencegahan yang dilakukan PMI dan pemerintah. "Saya sangat mendukung kegiatan pencegahan yang dilakukan PMI. Ini membantu menjaga keamanan lingkungan dan mencegah penyebaran rabies di masyarakat," ujarnya.

Selain vaksinasi, relawan PMI juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies, pentingnya segera melapor jika terjadi gigitan hewan, serta cara memelihara hewan peliharaan secara aman dan tertib.

Perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, drh. Safrina Natalia Dadus, mengatakan keterlibatan berbagai pihak sangat membantu kelancaran program vaksinasi di lapangan.

"Kolaborasi antara tim vaksinator, relawan PMI, pemerintah desa dan kelurahan, serta antusiasme masyarakat sangat membantu pelaksanaan vaksinasi. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan," katanya.

Ia menjelaskan, vaksinasi dilakukan di 14 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong dan enam desa di Kecamatan Wae Ri'i oleh delapan tim vaksinator yang didampingi relawan PMI.

Sementara itu, petugas teknis Dinas Peternakan Kecamatan Langke Rembong, Rumaldus Didiaktris, menyebut metode door to door dipilih untuk menjangkau lebih banyak warga.

"Proses vaksinasi kami lakukan dengan berjalan dari rumah ke rumah bersama pemerintah kelurahan dan RT setempat," ujarnya.

Koordinator Program KLB Rabies PMI Kabupaten Manggarai, Yoseph Cetak, menegaskan bahwa edukasi masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menghentikan penyebaran rabies.

"PMI mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan rabies. Kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran penyakit ini," katanya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 465 ekor anjing dan 26 ekor kucing telah divaksin di Kecamatan Langke Rembong. Sementara di Kecamatan Wae Ri'i, sebanyak 383 ekor anjing dan tujuh ekor kucing juga telah mendapatkan vaksinasi.

Melalui kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, upaya pencegahan rabies di Kabupaten Manggarai diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
Indonesia dan Belarus Sepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan
Kemendikdasmen Sempurnakan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
komentar
beritaTerbaru