Jumat, 09 Oktober 2026

Kemenkes Luncurkan Program Nutri-Level untuk Dorong Gaya Hidup Sehat

Kamis, 14 Mei 2026 13:00 WIB
Kemenkes Luncurkan Program Nutri-Level untuk Dorong Gaya Hidup Sehat
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri peluncuran program di Lippo Mall Nusantara, Selasa (12/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI resmi meluncurkan program "Nutri-Level" sebagai langkah penguatan kebijakan pelabelan nutrisi guna mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Dilansir dari laman Kemkes, program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan, dan PT Siloam International Hospitals Tbk.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, hipertensi, dan penyakit ginjal yang saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

"Tugas utama kita adalah menaikkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 menjadi 76 tahun, serta memastikan healthy life expectancy naik dari usia 60 ke 65 tahun. Program ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan gerakan nasional untuk menyelamatkan nyawa melalui informasi nutrisi yang transparan," ujar Menkes saat peluncuran program di Lippo Mall Nusantara, Selasa.

Berdasarkan data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2023, angka kematian akibat PTM di Indonesia masih tinggi. Tercatat, stroke menyebabkan 337.277 kematian, penyakit jantung 264.668 jiwa, penyakit ginjal 56.118 jiwa, dan hipertensi 51.623 jiwa. Sementara prevalensi penyakit ginjal mencapai lebih dari 35,2 juta kasus.

Menurut Budi, keberhasilan program kesehatan nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan industri dalam membangun pola hidup sehat.

"Program kesehatan akan berhasil apabila dijalankan bersama-sama. Ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang menyelamatkan nyawa. Kita ingin masyarakat lebih sadar terhadap apa yang mereka konsumsi," katanya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
SATUSEHAT Raih Dua Penghargaan, Perkuat Transformasi Digital Kesehatan Indonesia
Kemenkes Bekali 4.630 Dokter dan Dokter Gigi Internsip, Tekankan Lingkungan Bebas Perundungan
Kemenkes: Keselamatan Pasien Harus Dijaga Sepanjang Perjalanan Perawatan
Kemenkes Turunkan Syarat SKP Dokter dari 250 Menjadi 160
Kemenkes: Aktivitas Influenza Meningkat, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Kemenkes Imbau Warga Tak Panic Buying Oseltamivir, Mayoritas Influenza Bisa Sembuh Sendiri
komentar
beritaTerbaru