Kamis, 14 Mei 2026

Kemenkes Luncurkan Program Nutri-Level untuk Dorong Gaya Hidup Sehat

Kamis, 14 Mei 2026 13:00 WIB
Kemenkes Luncurkan Program Nutri-Level untuk Dorong Gaya Hidup Sehat
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri peluncuran program di Lippo Mall Nusantara, Selasa (12/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI resmi meluncurkan program "Nutri-Level" sebagai langkah penguatan kebijakan pelabelan nutrisi guna mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Dilansir dari laman Kemkes, program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan, dan PT Siloam International Hospitals Tbk.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, hipertensi, dan penyakit ginjal yang saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

"Tugas utama kita adalah menaikkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 menjadi 76 tahun, serta memastikan healthy life expectancy naik dari usia 60 ke 65 tahun. Program ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan gerakan nasional untuk menyelamatkan nyawa melalui informasi nutrisi yang transparan," ujar Menkes saat peluncuran program di Lippo Mall Nusantara, Selasa.

Berdasarkan data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2023, angka kematian akibat PTM di Indonesia masih tinggi. Tercatat, stroke menyebabkan 337.277 kematian, penyakit jantung 264.668 jiwa, penyakit ginjal 56.118 jiwa, dan hipertensi 51.623 jiwa. Sementara prevalensi penyakit ginjal mencapai lebih dari 35,2 juta kasus.

Menurut Budi, keberhasilan program kesehatan nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan industri dalam membangun pola hidup sehat.

"Program kesehatan akan berhasil apabila dijalankan bersama-sama. Ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang menyelamatkan nyawa. Kita ingin masyarakat lebih sadar terhadap apa yang mereka konsumsi," katanya.

Program Nutri-Level menggunakan sistem pelabelan kategori A hingga D untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) pada minuman siap saji.

Sebagai tahap awal implementasi, gerai Fore Coffee dan Xing Fu Tang di Lippo Mall Nusantara mulai menerapkan label Nutri-Level sejak 12 Mei 2026.

President Universitas Pelita Harapan, Stephanie Riady mengatakan edukasi program akan diperluas melalui jaringan digital dan pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia.

"Sosialisasi program Nutri-Level akan disiarkan melalui digital signing di jaringan 70 mal yang tersebar di 18 provinsi dan 37 kota di Indonesia. Kami ingin edukasi kesehatan hadir lebih dekat dengan aktivitas masyarakat agar perubahan gaya hidup sehat dapat terjadi secara nyata dan berkelanjutan," ujar Stephanie. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, Indonesia Belum Temukan Kasus HPS
Kemenkes RI Ingatkan Bahaya Obesitas bagi Kesehatan Masyarakat
Kemenkes Benahi Total Program Internsip Dokter
Kemenkes Dorong Siswa Jadi “First Aider” Kesehatan Mental Lewat Bedah Buku
500 Warga Dapat Operasi Katarak Gratis, Kemenkes Perkuat Kerja Sama Internasional
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Preeklamsia Berbasis Teknologi untuk Tekan AKI
komentar
beritaTerbaru