Jumat, 08 Mei 2026

Pemko Bandung Siapkan Program Olahraga Tiga Kali Seminggu untuk Cegah Obesitas Anak

Jumat, 08 Mei 2026 16:22 WIB
Pemko Bandung Siapkan Program Olahraga Tiga Kali Seminggu untuk Cegah Obesitas Anak
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Kantor PMI Kota Bandung, Senin (4/5/2026).

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung menyiapkan program olahraga rutin bagi siswa sekolah sebanyak tiga kali dalam seminggu sebagai langkah pencegahan dini terhadap meningkatnya kecenderungan obesitas pada anak-anak.

Dilansir dari laman Jabarprov, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kebijakan tersebut disusun berdasarkan hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Dari hasil pemeriksaan itu, angka obesitas pada anak sekolah memang masih tergolong rendah, namun menunjukkan tren peningkatan yang cukup tinggi.

"Data dari hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa tingkat kecenderungan obesitas anak-anak sekolah kita walaupun masih rendah tetapi pertumbuhannya tinggi," ujar Farhan di Kantor PMI Kota Bandung, Senin.

Menurut Farhan, penanganan persoalan obesitas tidak cukup hanya melalui edukasi pola makan sehat, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan aktivitas fisik di lingkungan sekolah.

Karena itu, Pemko Bandung berencana menambah frekuensi olahraga siswa dari yang saat ini hanya satu kali dalam seminggu menjadi tiga kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit setiap sesi.

"Kami juga akan segera meluncurkan program olahraga seminggu tiga kali. Masing-masing 30 menit. Sekarang ini hanya seminggu sekali," katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berupa pelajaran olahraga formal, tetapi juga aktivitas aerobik dan berbagai permainan olahraga agar siswa lebih aktif bergerak dan menikmati kegiatan fisik.

"Ada dua olahraga lain yang perlu diterapkan pada anak-anak ini. Satu aerobik, kemudian permainan apapun cabang olahraganya," ungkapnya.

Untuk mematangkan program tersebut, Pemko Bandung menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia dan Institut Teknologi Bandung dalam penelitian berbasis sport science.

Farhan menilai pendekatan sport science penting agar program olahraga yang diterapkan tidak sekadar seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kesehatan anak sekaligus membentuk kebiasaan hidup aktif sejak dini. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Perkuat PHBS untuk Tekan Penyakit Tidak Menular
Pemko Bandung Gelontorkan Rp43,2 Miliar untuk Pendidikan, Fokus pada Akses dan Kesehatan Mental
Pemko Bandung Jamin Stok Sembako Aman, Perketat Pengawasan Gudang
Pemko Bandung Tegas, Tak Ada Toleransi Kelalaian di Fasilitas Kesehatan
komentar
beritaTerbaru