"Vaksin telah menyelamatkan lebih dari 150 juta jiwa di dunia. Ini adalah investasi kesehatan yang sangat cost-effective dan harus terus diperkuat melalui sistem berbasis bukti ilmiah," ujarnya.
Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr Indri menegaskan bahwa momentum
Pekan Imunisasi Dunia 2026 dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
"Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin menguatkan kembali bahwa imunisasi sangat penting untuk melindungi generasi bangsa. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama," katanya.
Tahun ini, Pekan Imunisasi Dunia mengusung tema global "For Every Generation, Vaccines Work", dengan tema nasional "Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia" yang menekankan pentingnya imunisasi dari bayi hingga lansia.
Selain seremoni, acara juga dimeriahkan dengan kegiatan fun walk serta layanan imunisasi langsung bagi masyarakat. Salah satu orang tua, Dila (33), mengaku puas dengan layanan yang diberikan saat anaknya menerima imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine).
"Pelayanannya tertib, cepat, dan tidak perlu antre panjang. Saya berharap imunisasi ini dapat melindungi anak saya dari berbagai penyakit menular," ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, pemerintah optimistis target cakupan imunisasi nasional dapat tercapai sekaligus memperkuat fondasi kesehatan menuju Indonesia Emas 2045. (R)
beritaTerkait
komentar