Pasuruan (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan melakukan pengurasan sumur warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bangil sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Kegiatan pengurasan dilakukan di dua lokasi, yakni wilayah Wetan Alun dan Kelurahan Pogar, yang sebelumnya terdampak banjir hingga menyebabkan sumber air warga tercemar lumpur dan tidak layak digunakan.
Sebanyak tujuh personel PMI diterjunkan ke lokasi dan berhasil menguras dua sumur milik warga. Dalam prosesnya, dilansir dari laman PMI, petugas menggunakan pompa air serta dilengkapi alat pelindung diri (APD) untuk memastikan pekerjaan berjalan aman dan efektif.
Salah seorang warga, Safi’i, mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan pengurasan, kondisi air sumur sangat keruh akibat lumpur yang terbawa banjir. Proses pembersihan dilakukan dengan mengangkat endapan lumpur dari dasar sumur hingga kualitas air berangsur membaik.
“Setelah dikuras, airnya sudah tidak keruh lagi, meskipun masih sedikit kekuningan,” ujarnya.
Petugas PMI juga memberikan edukasi kepada warga agar menggunakan alat penyaring (filtrasi) untuk meningkatkan kualitas air sebelum digunakan.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Haris Widodo, yang merasakan langsung manfaat kegiatan tersebut. Ia mengatakan, kondisi air sumurnya kini jauh lebih bersih dan kembali dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Pelayanan PMI Kabupaten Pasuruan, Rifian Rosandy, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan PMI melalui posko penanganan pascabencana banjir.
“Melalui layanan ini, kami berharap masyarakat dapat kembali mengakses air bersih dengan aman. PMI akan terus berupaya memberikan bantuan terbaik serta melakukan pemantauan lanjutan di wilayah terdampak,” kata Rifian.
PMI Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan air yang digunakan aman untuk konsumsi. Warga disarankan merebus air sebelum digunakan, melakukan penyaringan, serta menggunakan desinfektan jika diperlukan.
Selain itu, masyarakat yang masih membutuhkan bantuan serupa diimbau untuk segera menghubungi posko PMI Kabupaten Pasuruan agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.
Upaya ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih yang aman dan layak. (R)
beritaTerkait
komentar