Senin, 06 April 2026

Libur Lebaran 2026, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Siap Melayani Darurat

EM Bukit MKes - Kamis, 19 Maret 2026 11:06 WIB
Libur Lebaran 2026, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Siap Melayani Darurat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri PANRB Rini Widyantini meninjau layanan kesehatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Senin (16/3/2026). (Dok/Kemkes)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tetap beroperasi penuh untuk melayani kasus gawat darurat selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri pada 20–24 Maret 2026.

Penegasan ini disampaikan saat Menkes meninjau kesiapan layanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, Senin.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan libur nasional.

“Seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, hampir 40 rumah sakit, selama liburan panjang ini sesuai arahan Bapak Presiden akan tetap beroperasi untuk semua tindakan emergensi,” ujar Budi.

Dilansir dari laman Kemkes, Menkes menegaskan bahwa berbagai layanan penting seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), pemeriksaan CT scan untuk kasus stroke, hingga operasi darurat akibat kecelakaan akan tetap siaga selama 24 jam. Tenaga kesehatan beserta fasilitas penunjang juga telah disiapkan untuk menangani berbagai kondisi darurat.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan nasional, terutama untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan menyiagakan ribuan fasilitas layanan kesehatan, meliputi 3.292 rumah sakit, 10.300 puskesmas, serta 119.372 Public Safety Center (PSC). Selain itu, sekitar 2.700 Pos Pelayanan Kesehatan akan diaktifkan di 31 provinsi dengan dukungan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan.

Kesiapan tersebut diharapkan mampu memberikan akses layanan kesehatan yang cepat dan merata bagi masyarakat di berbagai daerah selama periode libur.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

“Kesehatan adalah layanan esensial yang harus tersedia setiap saat. Kami menyediakan kanal pengaduan melalui SP4N-LAPOR! serta Survei Kepuasan Masyarakat berbasis barcode di setiap fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran. Dedikasi mereka dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, inovasi layanan seperti sistem pendaftaran online yang telah diterapkan di RS Kanker Dharmais diharapkan dapat dikembangkan lebih luas di berbagai rumah sakit guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan bagi pasien.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan darurat secara optimal selama libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar