Merak (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan kesiapan layanan kesehatan untuk mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyediaan layanan cek kesehatan gratis bagi para pengemudi kendaraan umum guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima selama perjalanan mudik.
Kesiapan tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait di Pelabuhan Merak, Jumat.
Baca Juga:
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal, termasuk kesiapan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Menko PMK Pratikno mengatakan bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan akan lebih terdistribusi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh rentang waktu libur yang relatif panjang, mulai dari cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), dilanjutkan dengan Hari Raya Nyepi hingga Idulfitri, serta adanya kebijakan kerja fleksibel.
Baca Juga:
“Rentang mudik tahun ini cukup panjang. Mulai dari cuti bersama ASN yang disambung dengan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, serta kebijakan kerja fleksibel. Dengan rentang waktu yang panjang ini, kami berharap distribusi pemudik bisa lebih merata dan tidak tertumpuk pada hari-hari tertentu,” ujar Pratikno.
Ia menambahkan, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan seluruh layanan pendukung mudik dapat berjalan dengan baik. Berbagai inovasi juga terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan mudik pada tahun sebelumnya tergolong tinggi. Karena itu, pemerintah berharap kualitas layanan pada tahun ini dapat ditingkatkan lagi, meskipun tetap harus mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti kondisi cuaca maupun situasi tak terduga lainnya.
“Meski tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan mudik tahun lalu sangat tinggi, kita tetap harus mengantisipasi berbagai kemungkinan. Karena itu diperlukan sinergi semua pihak untuk bekerja responsif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat, Kementerian Kesehatan menyiapkan sejumlah langkah preventif. Salah satunya dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum selama periode mudik.
Dilansir dari laman Kemkes, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tersebut bertujuan memastikan para pengemudi berada dalam kondisi sehat dan layak mengemudi saat membawa penumpang.
“Pengemudi kendaraan umum akan diberikan cek kesehatan gratis, sesuai program Presiden, agar dipastikan kondisi mereka sehat saat mengendarai kendaraan,” kata Budi.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk memperkuat layanan kesehatan di daerah-daerah yang memiliki tingkat kecelakaan tinggi. Upaya ini dilakukan agar penanganan medis dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran. Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak dapat terus menurunkan angka kecelakaan selama periode mudik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang bertugas. Jumlah kecelakaan dari tahun ke tahun terus menurun, dari sekitar 4.000 kasus menjadi sekitar 3.000 kasus tahun lalu. Mudah-mudahan tahun ini bisa turun lagi,” ujarnya.
Melalui kesiapan layanan kesehatan serta sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. (R)
beritaTerkait
komentar