Singapura (buseronline.com) - Transformasi digital dan inovasi layanan kesehatan Indonesia kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berhasil meraih dua penghargaan kategori Special Mention dalam ajang Festival of Innovation Award 2026 yang diselenggarakan oleh GovInsider di Singapura, Rabu.
Penghargaan pertama diberikan kepada Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang meraih Special Mention pada kategori Digital Leader of the Year. Penghargaan tersebut diberikan atas kepemimpinannya dalam membangun ekosistem SATUSEHAT sebagai Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) yang terintegrasi.
Melalui pengembangan sistem digital tersebut, pemerintah dinilai berhasil meningkatkan efisiensi birokrasi di sektor kesehatan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara lebih cepat dan terintegrasi.
Baca Juga:
Selain itu, dilansir dari laman Kemenkes, penghargaan Special Mention pada kategori Agility Award juga diberikan kepada program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Program CKG dinilai mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan preventif masyarakat melalui inovasi teknologi serta kebijakan berbasis data near real-time. Hingga Kamis (5/3/2026), jumlah penduduk Indonesia yang telah mendaftar program tersebut tercatat mencapai 85.320.550 orang.
Baca Juga:
Menanggapi pencapaian tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program Cek Kesehatan Gratis. Fokus utama kami adalah memastikan setiap warga negara, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan kesehatan preventif dengan mudah dan cepat melalui dukungan teknologi digital yang terintegrasi,” ujar Aji di Jakarta.
Ia menambahkan, capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik.
Adapun Festival of Innovation Award merupakan ajang tahunan yang mempertemukan berbagai institusi sektor publik di kawasan Asia Pasifik untuk menampilkan inovasi pelayanan berbasis teknologi.
Dalam ajang tersebut, kategori Digital Leader of the Year diberikan kepada tokoh yang dinilai berhasil mendorong transformasi digital di institusinya. Sementara kategori Agility Award diberikan kepada organisasi yang mampu beradaptasi secara cepat melalui solusi inovatif dan efisien dalam menghadapi tantangan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
Pencapaian ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan integrasi data kesehatan dalam ekosistem SATUSEHAT. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan digitalisasi layanan kesehatan guna menghadirkan pelayanan yang lebih merata, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar