Salatiga (buseronline.com) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga kini resmi berganti nama menjadi RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo. Peresmian nama dan logo baru dilakukan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan di halaman parkir rumah sakit, Selasa, menandai babak baru dalam pelayanan kesehatan di Kota Salatiga.
Acara peresmian dihadiri jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, Kepala BPJS Cabang Ungaran, direktur BUMD, pimpinan rumah sakit se-Kota Salatiga, perwakilan perbankan, akademisi, serta keluarga besar ahli waris almarhum dr Soebarkat Tjitrodarmodjo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Robby menekankan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar administratif, tetapi bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum dalam sejarah pelayanan kesehatan di Salatiga.
Baca Juga:
“Penetapan nama ini melalui proses partisipasi publik yang terbuka. Dari 5.713 suara yang masuk pada polling Januari lalu, sebanyak 2.235 memilih nama dr Soebarkat Tjitrodarmodjo. Ini menunjukkan kuatnya ikatan batin masyarakat dengan beliau,” ujar Robby.
Menurut Wali Kota, dilansir dari laman Jatengprov, identitas baru ini juga menjadi tonggak transformasi layanan. RSUD yang telah terakreditasi Paripurna dan berstatus Rumah Sakit Tipe B Pendidikan, dituntut meningkatkan kualitas pelayanan dengan semangat baru.
Baca Juga:
“Jangan hanya papan namanya yang baru, tetapi semangat kerjanya juga harus baru. Integritas dan dedikasi dr Soebarkat harus menjadi inspirasi dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, cepat, tepat, dan penuh empati,” tegas Robby.
Direktur RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo, Ita Rima Rahmawati, menambahkan bahwa rebranding ini menjadi momentum pembaruan budaya kerja. Pihaknya berkomitmen meninggalkan pola birokrasi kaku serta memperkuat digitalisasi layanan agar lebih mudah diakses masyarakat.
“Kami ingin pelayanan semakin cepat dan nyaman. Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) harus tercermin dalam setiap tindakan petugas, demi menjaga marwah nama besar dr Soebarkat sebagai simbol kedermawanan dan dedikasi tanpa batas,” ungkapnya.
Prosesi peresmian diwarnai momen haru ketika Wali Kota menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata kepada keluarga ahli waris, disertai penayangan video profil yang mengulas kiprah almarhum dalam dunia kesehatan di Salatiga.
Peresmian ini juga menandai dimulainya kegiatan “RSUD dr Soebarkat Fun Run 2026”, sebagai simbol dukungan dari jajaran Forkopimda yang turut menandatangani official jersey. Puncak kegiatan olahraga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026.
Dengan slogan Tripel S: “Salatiga, Sehat, dan Sembuh”, RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo meneguhkan komitmennya menjadi rumah harapan sekaligus kebanggaan warga Kota Salatiga, menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan humanis untuk masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar