Senin, 06 April 2026

Perkuat Respons Wabah, Digelar Pelatihan Pengendalian KLB dan SBM

EM Bukit MKes - Kamis, 05 Maret 2026 11:18 WIB
Perkuat Respons Wabah, Digelar Pelatihan Pengendalian KLB dan SBM
Peserta dan narasumber berfoto bersama usai Pelatihan Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Dok/Palang Merah Indonesia)

Jakarta (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan Pelatihan Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) pada 25–27 Februari 2026 di Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang berasal dari 15 kabupaten/kota di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS).


Peserta pelatihan berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Serang, Kota Depok, Kota Banjarmasin, Kota Samarinda, serta Kabupaten Bojonegoro.


Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengendalian KLB, langkah-langkah yang perlu dilakukan pada setiap fase kejadian, praktik promosi kesehatan, serta penguatan sistem Surveilans Berbasis Masyarakat. Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan simulasi Table Top Exercise yang bertujuan mengasah kesiapsiagaan peserta dalam merespons situasi darurat kesehatan di lapangan.

Baca Juga:

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf dan relawan PMI, khususnya di wilayah DAS, sebagai bagian dari upaya Aksi Antisipasi (Anticipatory Action) terhadap potensi bencana banjir yang berisiko memicu munculnya wabah penyakit.


Beberapa penyakit yang berpotensi memicu kejadian luar biasa atau wabah antara lain Demam Berdarah Dengue, Leptospirosis, Diare, serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit-penyakit tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi wabah yang lebih luas.

Baca Juga:

Dilansir dari laman Palang Merah Indonesia, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI, Fachmi Idris, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas relawan dalam menghadapi ancaman kesehatan masyarakat.


“PMI memiliki peran strategis untuk memperkuat kapasitas staf dan relawan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman kesehatan secara cepat dan tepat melalui pengendalian KLB serta penguatan Surveilans Berbasis Masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan PMI Provinsi DKI Jakarta, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, serta narasumber dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.


Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan kapasitas daerah, khususnya di DKI Jakarta dan wilayah DAS lainnya, semakin kuat dalam upaya penanggulangan KLB maupun menghadapi potensi munculnya penyakit infeksius baru di masa mendatang. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar