Kamis, 20 Agustus 2026

Pemerintah Hadirkan Layanan Kesehatan Inklusif lewat RS Lengkap Berkualitas Ramah Disabilitas dan Tahan Gempa

Sabtu, 07 Februari 2026 11:12 WIB
Pemerintah Hadirkan Layanan Kesehatan Inklusif lewat RS Lengkap Berkualitas Ramah Disabilitas dan Tahan Gempa
Jajaran Kementerian Kesehatan RI menyampaikan keterangan pers terkait pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas yang ramah disabilitas dan tahan gempa melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo, di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta,
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan komitmennya menghadirkan rumah sakit lengkap berkualitas yang ramah disabilitas dan tahan gempa melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Prabowo.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, dr Azhar Jaya, menyampaikan bahwa aspek inklusivitas dan keselamatan menjadi prinsip utama dalam pembangunan rumah sakit, khususnya di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang rawan bencana.

“Rumah sakit ini kami desain ramah disabilitas, mulai dari akses ramp, pintu dan kamar mandi yang lebih lebar, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, bangunan mengikuti standar tahan gempa hingga 8 skala Richter sesuai ketentuan Kementerian PUPR,” ujar dr Azhar dalam konferensi pers di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Kamis.

Dirjen Azhar menegaskan, dilansir dari laman Kemenkes, rumah sakit yang dibangun tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan layanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan bermartabat dalam kondisi apa pun.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah juga memastikan kesiapan layanan berjalan secara berkelanjutan. Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes RI, dr Yuli Farianti, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai skema pemenuhan tenaga kesehatan, termasuk penugasan khusus, pemberian insentif, serta prioritas pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah.

“Pendekatan ini penting agar layanan kesehatan di rumah sakit yang dibangun dapat beroperasi optimal dan berkesinambungan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan kebencanaan,” ujarnya.

Seluruh rumah sakit yang dibangun melalui Program PHTC dipastikan melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah berharap kehadiran rumah sakit yang ramah disabilitas dan tahan gempa ini dapat memperkuat sistem kesehatan nasional serta menjamin hak seluruh warga negara untuk memperoleh layanan kesehatan yang inklusif dan aman.

Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun layanan kesehatan yang merata, aman, dan berkualitas di seluruh Indonesia, sekaligus memberikan perhatian khusus bagi kelompok disabilitas dan masyarakat di daerah rawan bencana. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Meski Kalah 1-2 dari Singapura
Fenerbahce vs Lyon Berakhir 1-1, Mason Greenwood Jaga Asa ke Liga Champions
Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Lawan Kamboja Jelang Asian Games 2026
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru