Minggu, 25 Oktober 2026

Pemerintah Hadirkan Layanan Kesehatan Inklusif lewat RS Lengkap Berkualitas Ramah Disabilitas dan Tahan Gempa

Sabtu, 07 Februari 2026 11:12 WIB
Pemerintah Hadirkan Layanan Kesehatan Inklusif lewat RS Lengkap Berkualitas Ramah Disabilitas dan Tahan Gempa
Jajaran Kementerian Kesehatan RI menyampaikan keterangan pers terkait pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas yang ramah disabilitas dan tahan gempa melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo, di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta,
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan komitmennya menghadirkan rumah sakit lengkap berkualitas yang ramah disabilitas dan tahan gempa melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Prabowo.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, dr Azhar Jaya, menyampaikan bahwa aspek inklusivitas dan keselamatan menjadi prinsip utama dalam pembangunan rumah sakit, khususnya di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang rawan bencana.

“Rumah sakit ini kami desain ramah disabilitas, mulai dari akses ramp, pintu dan kamar mandi yang lebih lebar, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, bangunan mengikuti standar tahan gempa hingga 8 skala Richter sesuai ketentuan Kementerian PUPR,” ujar dr Azhar dalam konferensi pers di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Kamis.

Dirjen Azhar menegaskan, dilansir dari laman Kemenkes, rumah sakit yang dibangun tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan layanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan bermartabat dalam kondisi apa pun.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah juga memastikan kesiapan layanan berjalan secara berkelanjutan. Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes RI, dr Yuli Farianti, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai skema pemenuhan tenaga kesehatan, termasuk penugasan khusus, pemberian insentif, serta prioritas pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah.

“Pendekatan ini penting agar layanan kesehatan di rumah sakit yang dibangun dapat beroperasi optimal dan berkesinambungan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan kebencanaan,” ujarnya.

Seluruh rumah sakit yang dibangun melalui Program PHTC dipastikan melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah berharap kehadiran rumah sakit yang ramah disabilitas dan tahan gempa ini dapat memperkuat sistem kesehatan nasional serta menjamin hak seluruh warga negara untuk memperoleh layanan kesehatan yang inklusif dan aman.

Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun layanan kesehatan yang merata, aman, dan berkualitas di seluruh Indonesia, sekaligus memberikan perhatian khusus bagi kelompok disabilitas dan masyarakat di daerah rawan bencana. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Borussia Mönchengladbach Taklukkan Stuttgart 3-2, Wael Mohya Jadi Penentu Kemenangan
Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Optimistis Tembus Rp110 Triliun
Nottingham Forest Curi Satu Poin di Kandang Ipswich Town
Nice Comeback Dramatis, Kalahkan Brest 2-1 di Ligue 1
Aitor Mañas Selamatkan Alavés dari Kekalahan, Málaga Gagal Bawa Pulang Kemenangan
Prof Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031, Arif Satria Tekankan Kontribusi Cendekiawan
komentar
beritaTerbaru