Minggu, 05 Juli 2026

Wamenkes Dorong Skrining DNA HPV Terintegrasi untuk Capai Eliminasi Kanker Leher Rahim 2030

Kamis, 29 Januari 2026 11:12 WIB
Wamenkes Dorong Skrining DNA HPV Terintegrasi untuk Capai Eliminasi Kanker Leher Rahim 2030
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono menyampaikan sambutan pada kegiatan Diseminasi Hasil Studi Implementasi Proyek Percontohan Skrining Kanker Leher Rahim dengan DNA HPV di Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan eliminasi kanker leher rahim pada 2030 melalui penguatan kebijakan serta layanan skrining terintegrasi berbasis teknologi DNA Human Papillomavirus (HPV).

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof Dante Saksono Harbuwono, dalam Diseminasi Hasil Studi Implementasi untuk Mendukung Program Integrasi Layanan Primer (ILP) sekaligus proyek percontohan skrining kanker leher rahim dengan DNA HPV di Provinsi Jawa Timur, Selasa.

Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Kemenkes, Wamenkes menegaskan bahwa target eliminasi kanker serviks bukan sekadar agenda kesehatan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi perempuan serta menjaga keberlangsungan generasi bangsa.

“Kanker leher rahim masih menjadi kanker terbanyak kedua pada perempuan di Indonesia. Sekitar 70 persen kasus baru terdiagnosis pada stadium lanjut, dan hampir 50 persen penderitanya kehilangan nyawa. Di balik angka ini, ada ibu, istri, dan anak perempuan yang memegang peran penting dalam keluarga dan masa depan bangsa,” ujar Dante.

Ia menyampaikan, persoalan kanker serviks tidak dapat dipandang hanya sebagai isu medis semata, melainkan masalah sistemik yang membutuhkan solusi komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga pengobatan.

Sebagai bagian dari komunitas global, Indonesia telah menyatakan komitmen dalam World Health Assembly 2020 untuk mendukung agenda eliminasi kanker serviks dunia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2023–2030 sebagai peta jalan nasional dalam menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks.

Wamenkes juga mengapresiasi pelaksanaan pilot studi skrining kanker leher rahim menggunakan DNA HPV di Jawa Timur yang didukung oleh Jhpiego, Roche, dan Biofarma. Menurutnya, studi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan layanan kesehatan serta efektivitas strategi skrining di tingkat masyarakat.

“Pilot studi ini memberikan snapshot penting tentang kinerja kita dalam memperkuat layanan kanker serviks di lapangan. Pemerintah membutuhkan gambaran yang jujur dan kritis, mulai dari kesiapan fasilitas kesehatan hingga hambatan akses bagi kelompok kunci,” jelasnya.

Lebih lanjut, hasil studi diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam skrining, memperkuat tata kelola fasilitas kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta mendorong inovasi program berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ia menekankan, upaya eliminasi kanker serviks memerlukan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi kesehatan, maupun masyarakat sipil.

“Eliminasi kanker serviks adalah agenda bersama. Pemerintah menyambut dan mendukung kolaborasi strategis lintas sektor, karena penanganan kanker serviks membutuhkan kemitraan yang inklusif dan kemampuan kita untuk melangkah bersama melampaui sekat sektoral,” tegasnya.

Melalui penguatan skrining berbasis DNA HPV dan sinergi berbagai pihak, Kementerian Kesehatan optimistis target eliminasi kanker leher rahim pada 2030 dapat tercapai sehingga angka kesakitan dan kematian perempuan akibat kanker serviks dapat ditekan secara signifikan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
Indonesia dan Belarus Sepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan
komentar
beritaTerbaru