Selasa, 30 Juni 2026

Kewaspadaan Zoonosis Diperketat, Pemkot Bandung Ingatkan Warga Ciumbuleuit

Jumat, 23 Januari 2026 11:02 WIB
Kewaspadaan Zoonosis Diperketat, Pemkot Bandung Ingatkan Warga Ciumbuleuit
Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung melakukan pemeriksaan dan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan milik warga saat layanan kesehatan hewan terpadu Bangsawan di Kantor Kelurahan Ciumbuleuit, Selasa (20/1/2026). (Dok/Diskominfo Band

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui layanan kesehatan hewan terpadu Bangsawan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung di Kelurahan Ciumbuleuit, Selasa.


Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Ciumbuleuit itu meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, vaksinasi rabies gratis, serta sterilisasi hewan liar. Program ini menargetkan sebanyak 50 ekor hewan sebagai penerima vaksinasi rabies.


Layanan Bangsawan dihadirkan untuk memberikan solusi kesehatan hewan yang mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus menjadi langkah preventif dalam mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia di lingkungan permukiman.


Dilansir dari laman Diskominfo Bandung, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh, mengatakan bahwa program Bangsawan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penyakit yang berasal dari hewan melalui tindakan medis langsung di lapangan.


“Program Bangsawan ini bertujuan memberikan layanan kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit asal hewan. Harapannya, tidak terjadi peningkatan kasus zoonosis,” ujar Wilsandi.


Ia menjelaskan, Bangsawan merupakan bagian dari Laman Hati Layanan Manajemen Kesehatan Hewan Terintegrasi yang dirancang untuk menghadirkan layanan konkret sesuai kebutuhan warga. Program ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas jangkauan dan dampaknya.


“Bangsawan ini menjadi salah satu bentuk branding program yang melibatkan banyak stakeholder. Kali ini kami berkolaborasi dengan Kelurahan Ciumbuleuit untuk menjaga kesehatan hewan di Kota Bandung,” tambahnya.


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Ciumbuleuit, Franky, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan kolaborasi yang diterima pihak kelurahan pada Kamis (15/1/2026).


“Dalam kegiatan ini dilakukan pemeriksaan hewan peliharaan, vaksinasi rabies dengan kuota 50 ekor, serta sterilisasi hewan liar. Kegiatan juga dilanjutkan ke lapangan untuk penanganan hewan liar,” jelas Franky.


Menurutnya, selain layanan medis, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Pasalnya, masih banyak warga yang belum memahami pentingnya perawatan hewan secara benar dan berkelanjutan.


“Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa kesehatan hewan harus dijaga secara rutin dan tindakan kekerasan terhadap hewan tidak dibenarkan,” tegasnya.


Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pemilik hewan yang datang memanfaatkan layanan gratis tersebut. Sejak pagi, warga tampak mengantre untuk membawa hewan peliharaan mereka mendapatkan pemeriksaan dan vaksinasi.


Salah seorang warga, Wida, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan Bangsawan, khususnya program sterilisasi kucing liar di lingkungan tempat tinggalnya.


“Pelayanannya sigap dan kegiatannya sangat bermanfaat, terutama program sterilisasi kucing liar. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan,” ujarnya.


Melalui program Bangsawan, Pemkot Bandung berharap upaya pencegahan penyakit zoonosis serta peningkatan kesejahteraan hewan dapat terus berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, dan ramah hewan bagi seluruh warga. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Bobby Nasution Tegaskan Pembangunan Jalan Sipiongot Adalah Kewajiban Pemerintah
Hong Myung-bo Resmi Mundur, Korea Selatan Bersiap Lakukan Evaluasi Total
Kanada Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Afrika Selatan Gagal Lanjutkan Kejutan di Piala Dunia 2026
BKPDM Perbarui Capaian Pembelajaran Agama dan Budi Pekerti
Pemkab Taput Kukuhkan Kampung Siaga Bencana Saoloan di Adian Koting
komentar
beritaTerbaru