Mendikdasmen Dorong LPTK dan Sekolah Perkuat Ekosistem Pendidikan
Bali (buseronline.com) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Muti mendorong perguruan tinggi, khususnya Lembaga P
Pendidikan 36 menit lalu
Tangerang (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melepas ratusan relawan tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan dampak bencana alam di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.
Pelepasan relawan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), dr Yuli Farianti, di Terminal 3 Gate 5 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu.
Ratusan relawan yang diberangkatkan merupakan tenaga medis dan tenaga kesehatan lintas profesi yang secara sukarela mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Aceh menjadi wilayah prioritas utama karena dinilai mengalami dampak paling besar, sebelum nantinya penugasan diperluas ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Tim relawan terdiri dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya dokter spesialis mata, bedah, neurologi, anak, dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga laboratorium, radiografer, tenaga kesehatan lingkungan, epidemiolog, hingga psikolog klinis dan psikiater.
Penugasan psikolog dan psikiater difokuskan pada layanan trauma healing, terutama bagi masyarakat di posko-posko pengungsian.
Para relawan akan ditempatkan di rumah sakit, puskesmas, serta posko pengungsian sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penempatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenkes memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak bencana.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian para relawan untuk kemanusiaan. Saat ini fokus kita di Aceh karena dampaknya paling besar, dan ke depan akan dilanjutkan ke Sumatera Barat, khususnya wilayah Agam, serta Sumatera Utara,” ujar dr Yuli Farianti.
Ia menjelaskan, sejak hari ketiga pascabencana, Kemenkes telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Namun pada tahap awal, pengiriman dilakukan secara mandiri oleh masing-masing rumah sakit.
Melalui koordinasi terpusat, distribusi relawan kini dilakukan secara lebih terstruktur agar tidak terjadi ketimpangan tenaga kesehatan di daerah terdampak.
“Sekarang kita koordinasikan agar tidak ada daerah yang kelebihan tenaga dan tidak ada daerah yang kekurangan. Semua harus merasakan distribusi layanan kesehatan yang adil dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pada tahap ini, sebanyak 126 relawan diberangkatkan ke wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi, seperti Bener Meriah, Takengon, Aceh Utara, dan Gayo Lues, termasuk daerah-daerah yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Sebelumnya, 70 relawan telah lebih dahulu bertugas di Aceh dan Medan.
Ke depan, Kemenkes juga berencana memberangkatkan 207 relawan pada tahap berikutnya serta 87 relawan pada tahap selanjutnya. Dengan demikian, total relawan yang dikerahkan hingga 22 Desember 2025 diperkirakan mencapai sekitar 600 orang.
“Kami membawa tim yang lengkap, termasuk psikolog klinis dan psikiater untuk penanganan trauma healing, karena pemulihan tidak hanya fisik tetapi juga mental masyarakat terdampak,” tambah dr Yuli.
Salah seorang relawan, dr Chani Sinaro Putra, dokter spesialis mata dari RS Cicendo Bandung, menyatakan kesiapan timnya untuk menghadapi tantangan di lapangan.
“Persiapan kami tidak hanya fisik, tetapi juga mental. Kami sudah mempelajari kondisi medan dan masyarakat di lokasi, termasuk kemungkinan penyakit atau kondisi medis yang akan ditemui. Insya Allah semua yang kami persiapkan dapat bermanfaat dan menolong warga terdampak maupun tenaga medis yang sudah bertugas di sana,” ujarnya.
Sementara itu, dokter spesialis saraf dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dr Desin Pambudi, menekankan pentingnya layanan neurologi dalam situasi bencana.
“Dalam kondisi bencana, akses layanan kesehatan sering terputus sehingga pasien dengan pengobatan rutin berisiko putus obat. Pasien stroke, hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung sangat rentan jika pengobatan terhenti. Untuk itu kami bersyukur Kemenkes bergerak cepat mengajak kami bergabung agar bisa membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” katanya.
Para relawan berasal dari berbagai rumah sakit pusat, daerah, maupun swasta, di antaranya RSUP Cipto Mangunkusumo, RSUP Dr Sardjito, RSUP Persahabatan, RSJ Marzoeki Mahdi, RS Cicendo, serta rumah sakit swasta seperti Siloam dan Hermina. (R)
Bali (buseronline.com) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Muti mendorong perguruan tinggi, khususnya Lembaga P
Pendidikan 36 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri
Ekonomi 2 jam lalu
Lampung (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas gerakan antikorupsi di Provinsi Lampung dengan melibatkan berbagai
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Buenos Aires (buseronline.com) Timnas Argentina tampil dominan dan meraih kemenangan telak 70 atas Burkina Faso dalam laga uji coba inter
Olahraga 4 jam lalu
Kolkata (buseronline.com) Timnas Brasil tampil dominan saat menghadapi India dalam laga uji coba internasional di Salt Lake Stadium, Kolka
Olahraga 4 jam lalu
Oviedo (buseronline.com) Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memberikan pujian tinggi kepada Lamine Yamal setelah sang pemain kembali
Olahraga 5 jam lalu
Rijeka (buseronline.com) Timnas Inggris tampil luar biasa dengan menghancurkan Kroasia 70 pada matchday ketiga Grup 3 UEFA Nations League
Olahraga 6 jam lalu
Medan (buseronline.com) PSMS Medan tampil gemilang dengan mengalahkan Persikad Depok 40 dalam lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Utama
Olahraga 7 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, secara resmi membuka Tapanuli Utara Fun Run 2026 Sup
Regional 19 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus mendorong pengembangan potensi generasi muda sekaligus
Regional 19 jam lalu